WOW! Ini dia, Kerangka Raksasa Paus Biru yang Ditemukan di Pantai Oesapa

Kerangka paus biru yang ditemukan di Pantai Oesapa ini memilki panjang kurang lebih 25 meter dan lebar 4 meter.

WOW! Ini dia, Kerangka Raksasa Paus Biru yang Ditemukan di Pantai Oesapa
POS KUPANG/LEXI MANAFE
Kerangka Paus Biru yang dipamerkan di Museum Daerah Kupang, NTT, Senin (21/5/2018)

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Lexy Manafe

POS-KUPANG.COM|KUPANG--Museum Daerah NTT yang terletak di Jalan Frans Seda, Oebobo ini memiliki koleksi kerangka raksasa paus biru yang dipamerkan di salah satu ruangan di museun tersebut.

Menurut keterangan yang tertulis di dekat kerangka ikan paus tersebut, kerangka ini ditemukan pada tanggal 14 Oktober 1972.

Kerangka paus biru yang ditemukan di Pantai Oesapa ini memilki panjang kurang lebih 25 meter dan lebar 4 meter.

Menurut Sem Nakamnanu, seorang staf yang memandu wartawan POS-KUPANG.COM, awalnya kerangka Paus Biru ini pernah diamankan di Undana lama Kupang.

Baca: ASEAN dan Rusia Sepakat Perkuat Kerja sama Berantas Terorisme

Baca: Program Kawasan Transmigrasi Butuh Keterlibatan Lintas Sektor

Baca: Layani Ramadan dan Idul Fitri,TelkomselBangun 12.000 BTS Multi-bandLTE

Ditambahkannya, kerangka raksasa ini merupakan favorit pengunjung ketika berkunjung ke temapat itu.

"Kerangka paus biru ini memang paling banyak menarik pengunjung. Mungkin karena ini merupakan satu-satunya di Kota Kupang," katanya kepada POS-KUPANG.COM, Senin (21/5/2018)

Untuk diketahui, Paus biru ini termasuk menyusui (mamalia), makanannya terdiri atas binatang-binatang plankton terutama Krustacea kecil yang terdapat di semua lautan tetapi jarang di daerah tropika.

Umur dewasa paus betina secara normal setelah memasuki usia 5 tahun dan masa mengandungnya membutuhkan waktu selama 11 bulan.

Ukuran anakan Paus Biru mempunyai panjang sekitar 7 meter pada saat baru dilahirkan.

Tak perlu membayar mahal untuk melihat koleksi museum yang mencapai lebih dari 7000 koleksi ini.

Cukup dengan membayar Rp 3.000, para pengunjung sudah bisa menikmati display koleksi binatang awetan yang sudah punah maupun benda-benda peninggalan lainnya.(*)

Penulis: Lexy Manafe
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help