Pengurus Yayasan Belantara, Diah Kusuma Wardani, Berencana Bangun Rumah Kreativitas Sumba

Saat ini, sudah mendapatkan lokasi pembangunan rumah kreativitas Sumba dan sedang mencari pendanaan

Pengurus Yayasan Belantara, Diah Kusuma Wardani, Berencana Bangun Rumah Kreativitas Sumba
POS KUPANG/PETRUS PITER
Pendiri sekolah tari mada institut SBD, Maria Andriana sedang menggelar jumpa pers di kompleks mada institut di jalan Lukas Dairo Bili, Desa Weelonda, Kec.Kota Tambolaka, Minggu (20/5/2018) sore 

Laporan wartawan pos-kupang.com, petrus piter

POS-KUPANG.COM|TAMBOLAKA--Pengurus yayasan belantara, Diah Kusuma Wardani, berencana membangun rumah kreativitas Sumba dalam rangka mengembangkan potensi Sumba terutama berkaitan dengan pelestarian tarian tradisional Sumba, kuliner, makanan olahan, tenun ikat dan beragam kekayaan Sumba lainnya.

Saat ini, sudah mendapatkan lokasi pembangunan rumah kreativitas Sumba dan sedang mencari pendanaan untuk pembangunannya.

Harapan melalui rumah kreativitas Sumba, orang-orang Sumba dapat mengembangkan karyanya baik tarian tradisional sumba, tenun ikat, kuliner, makanan olahan dan lain-lain serta memasarkan sendiri melalui internet.

Baca: Jenazah Menantu Hatta Rajasa, Adara Taista Tiba di Rumah Duka, Puluhan Anak Yatim Menunggu.

Baca: Heboh! Warga Rebutan Foto Bareng dengan Presenter Cantik Ini

Baca: Luar Biasa, Kinerja Polisi Saat Acara Debat Nagekeo, Lihat Deretan Foto Fotonya

Orang-orang Sumba tak perlu lagi menjual produk Sumba melalui jasa pihak ke-3 tetapi cukup memafaatkan internet yang tersedia mempromosikan produknya. Dengan demikian, orang Sumba secara langsung dapat menentukan harga produknya. Pembeli juga merasa senang karena berkomunikasi langsung dengan pemilik produk.

Pengurus yayasan Belantara, Diah Kusuma Wardani menyampaikan hal itu ketika bersama pengurus yayasan Kelola, Dia Sekar Widhi mendampingi pendiri sekolah tari mada institut SBD, Maria Andriana menggelar jumpa pers di kompleks sekolah tari mada institut di jalan Lukas Dairo Bili, Desa Weelonda, Kec.Kota Tambolaka, Minggu (20/5/2018) sore.

Diah Kusuma Wardani, mengaku, sudah mendirikan puluhan sekolah tari di seluruh indonesia termasuk mendukung pendirian sekolah tari mada institut di Kabupaten Sumba Barat Daya. Baginya hanya melalui sekolah, anak-anak belajar dan belajar tentang tarian tradisional masing-masing, mencintai dan melestarikannya.

Harapan melalui sekolah tari mada institut, anak-anak Sumba belajar tentang tarian tradisional Sumba. Karya tersebut akan terus bekermbang dan menjadi penari profesional. Dengan demikian, anak-anak Sumba sudah dapat menghasilkan uang ketimbang harus pergi bekerja sebagai TKI/TKW. Karena, ia yakin, kalau punya keahlian, pasti punya uang. Kesempatan harus dimanfaakan secara baik karena saat ini Sumba menjadi daerah tujuan wisata dunia.

Karenanya sebagai orang Sumba harus mempersiapkan diri, mempersiapkan produk unggulan yang siap dipasarkan pada dunia pariwisata. Produk unggul dan SDM Sumba handal diyakini mampu berkompetisi seiring perkembangan pariwisata Sumba.(*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help