Mobil Rombongan Wisatawan Masuk Jurang, Ini yang Terjadi Pada Para Penumpang

Mobil minibus berpenumpang wisatawan asal Yogyakarta, masuk jurang saat perjalanan pulang seusai berwisata di Pantai Drini, Kecamatan Tanjungsari

Mobil Rombongan Wisatawan Masuk Jurang, Ini yang Terjadi Pada Para Penumpang
KOMPAS.COM
Mobil Rombongan Wisatawan asal Kota Yogyakarta Masuk Jurang di Tanjungsari, Gunungkidul (dokumentasi Humas Polres Gunungkidul) 

POS-KUPANG.COM | YOGYAKARTA - Mobil minibus berpenumpang wisatawan asal Kota Yogyakarta, masuk jurang saat perjalanan pulang seusai berwisata di Pantai Drini, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, Senin (21/5/2018).

Kecelakaan diduga karena mesin mobil tiba-tiba mati. Salah seorang saksi mata, Suroto mengatakan, mobil Daihatsu Sirion berpelat nomor AB 1608 JC yang dikemudikan Nancy Williana Santoso itu melaju dari selatan menuju utara.

Baca: Cerita dari Rumah Habibie Setelah Tahu Soeharto Ingin Mundur

Sesampainya ditanjakan dan menikung, mesin mobil mendadak mati. Mobil lalu berjalan mundur dan sulit dikuasai hingga oleng dan terperosok ke jurang sedalam 3 meter dengan posisi terbalik.

Warga yang mengetahui kejadian langsung menolong para korban, dan sebagian lainnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjungsari.

"Kendaraan tersebut berisi empat orang. Mereka wisatawan yang usai berkunjung di Pantai Drini hendak pulang ke Jogja," kata Kapolsek Tanjungsari AKP Basuki Triyono.

Para korban termasuk beruntung. Sebab, saat mendarat mobil menghantam bebatuan di dalam jurang, namun penumpang selamat.

"Empat orang berhasil selamat, hanya luka ringan. Tetapi mereka mengalami trauma. Saat ini kami masih berusaha melakukan proses evakuasi badan mobil," imbuh dia.

Basuki berharap para pengendara yang akan berwisata untuk mempersiapkan diri baik kendaraan maupun pengemudi. Sebab, kondisi jalan menuju pantai terdiri dari tanjakan, turunan, tikungan dan sempit.

Meski IHSG dan kurs rupiah terhadap dollar hanya sedikit terkoreksi, aksi teror tetap dikhawatirkan berimbas pada pariwisata. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help