Pria Asal Kupang Ini Hibahkan Tanah untuk Bangun Monumen Flobamora Rumah Pancasila

Pria asal Kupang-NTT, Theodorus Widodo, menghibahkan tanahnya yang berada di Desa Nitneo, untuk pembangunan Monumen Flobamora Rumah Pancasila.

Pria Asal Kupang Ini Hibahkan Tanah untuk Bangun Monumen Flobamora Rumah Pancasila
POS-KUPANG.COM/LEXI MANAFE
Theodorus Widodo (berbaju batik) saat di temui di sela acara peletakan batu pertama Monumen Flobamora Rumah Pancasila, di Desa Nitneo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (19/5/2018).

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Lexy Manafe

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pria asal Kupang-NTT, Theodorus Widodo, menghibahkan tanahnya yang berada di Desa Nitneo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, untuk pembangunan Monumen Flobamora Rumah Pancasila.

Menurutnya, tanah yang ia hibahkan tak begitu berharga bila dibandingkan dengan nilai dari monumen persatuan tersebut.

"Para pejuang memberikan seluruh jiwa raganya untuk negara. Tapi saya cuma bisa memberikan ini kepada negara," ungkapnya.

Dalam sambutannya, Jumat (18/5/2018), ia berharap, melalui pembangunan monumen tersebut, masyarakat lebih diingatkan untuk tetap bersatu di dalam perbedaan.

"Saya tentu saja memberikan tanah ini bapak/ibu tahu sendiri saja kalau masalah begini isteri bagaimana. Mulanya saya setuju 3000 meter persegi, tapi setelah itu tapi ibu malah bilang kenapa cuman itu, kasi saja 5000 meter persegi" katanya sambil tertawa.

Ia mengisahkan, awalnya banyak yang mempertanyakan alasannya menyumbangkan tanah seluas itu kepada pemerintah.

Menaggapi pertanyaan orang-orang tersebut, ia mengaku, alasan utamanya karena dasar Negara Indonesia yaitu Pancasila, saat ini sedang terguncang karena berbagai konflik identitas di Indonesia.

Berangkat dari alasan itulah maka denga kerelaan hatinya ia menyumbangkan tanah tersebut.

Selain itu ia menganggap bahwa dengan pembangunan monumen di derah itu, ia berharap ekonomi masyarakat pun bisa meningkat.

"Monumen ini akan menjadi destinasi wisata baru di NTT, sehingga jika banyak wisatawan yang datang ke kota Kupang maka pendapatan masyarakat dan daerah pun bisa meningkat," ungkapnya. (*)

Penulis: Lexy Manafe
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help