Kepala Kantor Pertanahan Sumbar Siap Dipindahkan

warga meminta pihak perusahaan segera menunjukan sertifikat tanah bahkan meminta pula menunjukan foto KTP Bapa d

Kepala Kantor Pertanahan Sumbar Siap Dipindahkan
pos kupang.com, petrus piter
Kepala Kantor Pertanahan Sumba Barat, Jaungkap Edward Simatupang

Laporan wartawan pos-kupang.com, petus piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK-Kepala Kantor pertanahan Kabupaten Sumba Barat, Jaungkap Edward Simatupang, menyatakan dirinya siap dipindahkan pimpinan bertugas di wilayah lain.

Sebagai bawahan ,selalu siap, kapan saja bila pimpinan memutasinya ke daerah lain.

Menurutnya, selama kurang lebih setahun berkarya di Sumba Barat, semua tugas pelayanan berjalan baik sesuai ketentuan peraturan yang berlaku. Masyarakat Sumba Barat cukup puas dengan pelayanan kantor pertanahan Sumba Barat selama ini.

Kepala kantor pertanahan Kabupaten Sumba Barat, Jaungkap Edward Simatupang, menyampaikan hal itu di ruang kerjanya, Jumat (18/5/2018).

Jaungkap Edward Simatupang, menegaskan, desakan agar dirinya dicopot sebagai kepala kantor pertanahan Sumba Barat sebagainana disuarakan berbagai elemen di NTT terkait peristiwa Marosi tanggal 25 April 2018 dimana pada saat terjadi pengukuran pengembalian batas tanah milik PT Sutra Marosi Kharisma terjadi bentrok hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia.

Jaungkap menjelaskan sekaligus ingin meluruskan pemberitaan yang berkembang selama ini di media masa dan media sosial. Menurutnya, kantor pertanahan Sumba Barat hanya menjalankan tugas atas permohonanan pemohon PT Sutra Marosi Kharisma untuk pengukuran pengembalian batas tanah.

Hal itu mengingat tanah tersebut telah dibeli tahun 1995. Saat ini, PT Sutra Marosi Kharisna ingin membangun usaha.

Namun sebelum melakukan aktivitas pembangunan diatas lahan tersebut harus mengetahui secara pasti batas tanahnya mengingat batas tanah seperti pilar sudah tidak ada lagi.

karenaya, PT Sutra Marosi Kharisma mengajukan permohonan pengukuran pengembalian batas tanah kepada kantor pertanahan Sumba Barat. Hal itu karena kantor pertanahan Sumba Barat yang berwenang dan memiliki dokumen sah transaksi jual beli tanah itu.

Halaman
12
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help