Bupati Sumbar Minta Dukungan DPRD Bentuk Perda Kembalikan Tanah ke Rakyat

Menindaklanjuti hal itu pemerintah akan meminta dukungan DPRD Sumba Barat untuk secara bersama-sama menggodok perda itu.

Bupati Sumbar Minta Dukungan DPRD Bentuk Perda Kembalikan Tanah ke Rakyat
ISTIMEWA
Bupati Sumba Barat Agustinus Noga Dapawole 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Petrus Piter

POS KUPANG.COM, WAIKABUBAK -Bupati Kabupaten Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole mengatakan, sedang mempertimbangkan menggodok rancangan peraturan daerah tentang pengelolaan dan pengamanan aset tanah di wilayah pantai selatan Sumba Barat yakni Wanokaka dan Lamboya.

Terhap tanah yang sudah dijual kepada pihak luar yang sudah berusia lebih dari 5 tahun tetapi tidak ada aktivitas usaha maka tenah tersebut dikembalikan kepada rakyatt (pemikik).

Menindaklanjuti hal itu pemerintah akan meminta dukungan DPRD Sumba Barat untuk secara bersama-sama menggodok perda itu.

Bupati Kabupaten Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole menyampaikan hal itu di kantor bupati Sumba Barar, Jumat (18/5/2018).

Menurutnya, tidak semua pengusaha membeli tanah di selatan Sumba Barat. Tidak semua pengusaha yang telah membeli tanah di selatan Sumba Barat telah membangun usahanya. Hanya beberapa saja yang membangun usaua sesuai ijin usahanya.

Sedangmkan selebihnya hanya membeli tanah masyarakat dengan harga nurah, lalu menjualnya cukup mahal kepara pihak luar. Mudah-mudahan tahun ini mulai digodok ranperda tersebut sehingga pada tahun 2019 mendatang dapat dilakukan pembahasan hingga ditetapkan jadi perda.

Dalam kesempatan itu, bupati Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole menghimbau masyarakat agar jangan mudah menjual tanah kepada pihak luar alapagi kepada makelar tanah.

Bupati Niga Dapawole meminta para pemilik tanah cukup mengkontrakan tanah kepada pengusaha atau cukup menjadi pemegang saham saja pada perusahaan yang berdiri diatas tanah miliknya. (*)

Baca: Villa Bukit Cendana, Perumahan Asri di Alam Perbukitan

Penulis: Petrus Piter
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help