Mutasi ASN di Pemkot Kupang Ditunda, Ini Alasannya

Mutasi yang sebelumnya direncanakan segera dilakukan pada awal bulan Mei ditunda.

Mutasi ASN di Pemkot Kupang Ditunda, Ini Alasannya
POS KUPANG/YENI RACHMAWATY
Wakil Walikota Kupang, dr. Herman Man 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Mutasi yang sebelumnya direncanakan segera dilakukan pada awal bulan Mei ditunda.

Penundaan tersebut terjadi karena Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kota Kupang kembali mengkaji dan membahas draf mutasi yang sebelumnya sudah dirampungkan.

"Surat Keputusan (SK) mutasi harus dibahas di Baperjakat terlebih dahulu. Masih dibahas dan dikaji, sehingga masih tertunda pelaksanaan mutasi. Kami tetap harus memberikan yang terbaik termasuk dalam penempatan para pejabat yang akan dimutasi," kata Wakil Walikota Kupang, dr. Hermanus Man.

Herman mengatakan Baperjakat yang mengolah dan mengecek kebenarannya. Selanjutnya akan langsung diserahkan ke Walikota Kupang untuk dilihat dan ditandatangani.

Ketika disinggung apakah mutasi juga dilakukan pada jabatan Kepala Puskesmas (Kapus), kata Herman, untuk saat ini hanya fokus pada para lurah. Kapus belum ada rencana untuk dimutasi.

Herman mengatakan, terkait mutasi SK-nya masih ada di Baperjakat untuk dibahas. Paling lambat satu minggu sudah selesai.

"Kita tunggu saja. Semuanya harus dikoreksi dan cek kembali agar tidak ada kesalahan dan kekeliruan di kemudian hari. Semua harus sesuai aturan. Untuk kepala Puskesmas kami belum melakukan mutasi. Kita maksimalkan saja yang ada. Mutasi tetap untuk para lurah dan beberapa eselon III A dan III B," tuturnya.

Ia menegaskan, agar semua lurah dan ASN di lingkup Pemerintahan Kota (Pemkot) Kupang tidak terpengaruh dengan isu-isu mutasi. Karena mutasi bukan hal yang ditakuti, tetapi merupakan hal biasa dalam sebuah sistem pemerintahan. Mutasi dilakukan untuk peningkatan kinerja ASN sendiri, juga bagi pelayanan masyarakat.

"Jangan menjadikan mutasi sebagai alasan untuk penurunan kinerja. Kami minta semua tetap bekerja dengan profesional dan bertanggung jawab," pintanya. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help