Sudah 4 Hari 13 Jenasah Teroris yang Ada di Rumah Sakit Diacuhkan Keluarganya, Tragis

Begini nasib 13 jenasah teroris di Surabaya, Masih di rumah sakit, Polisi memohon keluarga datang tapi dicuekin.

Sudah 4 Hari 13 Jenasah Teroris yang Ada di Rumah Sakit Diacuhkan Keluarganya, Tragis
surat terduga teroris 

POS-KUPANG.COM, SURABAYA - Begini nasib 13 jenasah teroris di Surabaya, Masih di rumah sakit, Polisi memohon keluarga datang tapi dicuekin.

Sebanyak 13 mayat teroris dari Surabaya dan Sidoarjo masih berada di RS Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya. Belum ada keluarga yang mengambil jenazah mereka.

Baca: Sedih, di Celana Dalam Bocah Pelaku Bom Bunuh Diri yang Selamat Itu Ada Tulisan Begini

Baca: Orang Nekat Lakukan Aksi Bom Bunuh Diri Karena Alasan-Alasan Ini

Baca: Bocah Pelaku Bom Bunuh Diri Ini Terlempar Setinggi 3 Meter Tapi Tetap Hidup Karena Hal Ini

Hingga Rabu (15/5/2017) petang, tak ada seorang pun yang datang guna proses identifikasi jenazah dan pencocokan data primer dan skunder.

"Ini untuk ketiga kalinya, mohon supaya keluarga Dita, Anton dan Tri bisa hadir ke RS Bhayangkara," sebut Kabid Humas Polda Jatim, Frans Barung Mangera, Rabu (16/5/2018).

Menurut Barung, kedokteran forensik dan DVI RS Bhayangkara Polda Jatim butuh data guna mencocokan.

"Ini terakhir, permohonan, nanti kami akan mengumumkan ke akun-akun resmi Polres jajaran," terang Barung.

Jika tidak, lanjut Barung, pihaknya akan memutuskan pemakaman setelah musyawarah dengan Pemprov Jatim dan tokoh agama.

"Tujuh hari kedepan lah, bisa kordinasi dengan Pemprov dan tokoh agama," jelas Barung.

Baca: Para Pelaku Bom Bunuh Diri Miliki Buku Panduan Cara Melancarkan Aksinya, Tipsnya Mengerikan

Baca: Anak Perempuan Ini Lakukan Bom Bunuh Diri Sebab Diajarin Doktrin Kek Gini oleh Ayahnya

Baca: Mantan Teroris, Walikota Surabaya Hingga Kapolri Ungkap Rahasia Bom Bunuh Diri

Mantan Kabid Polda Sumsel ini menuturkan, sebenarnya keluarga Tri Murtiono datang ke RS Bhayangkara.

Tapi, mereka datang untuk menjenguk A (8), anak Tri yang selamat dari ledakan bom dan dirawat di RS Bhayangkara.

"Nenek dan paman A datang ke rumah sakit Bhayangkara, tapi tak mau akui Tri," terang Barung. (*)

Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul 13 Mayat Teroris Masih di Surabaya, Tak Ada Keluarga Sudi Menjemput

Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help