Home »

Video

VIDEO: Begini Kondisi Lokalisasi Karang Dempel Jelang Ditutup Pemkot Kupang

Bagaimana kondisi lokalisasi menjelang ditutup Pemkot Kupang? Tonton videonya.

Beberapa PSK yang ditemui di lokalisasi KD, mengaku baru mendengar
informasi rencana penutupan lokalisasi KD.

PSK penghuni Wisma Sederhana, Eny (36) menuturkan, mereka tidak bisa
melawan rencana pemerintah untuk menutup lokalisasi KD. Tetapi,
menurutnya, pemerintah harus menyiapkan pesangon bagi setiap pekerja
sebagai kompensasi untuk meninggalkan lokalisasi KD.

Baca: Benny Litelnoni Sebut Ia dan Beni Harman Berpolitik untuk Membangun NTT

Apabila tidak ada kompensasi, maka Eny bersama teman-teman akan
melakukan aksi protes.

"Ini tempat mencari nafkah kami. Kalau sampai
mau ditutup berarti pemerintah harus memberikan kami pesangon. Kami
minta Rp 10 juta sampai Rp 20 juta paling banyak," ujar ibu empat anak
yang sudah dua tahun jadi penghuni lokalisasi KD ini.

Menurut Eny, tanggungan keluarganya besar. Ia harus membiayai sekolah
empat orang anak seorang diri.

PSK lainnya, Mbak Tien (54) mengatakan akan pulang ke Jawa jika Pemkot
Kupang resmi menutup lokalisasi KD. Wanita kelahiran Lumajang ini
sudah sejak tahun 1996 menjadi penghuni Wisma Jitro. "Beri kami sangu (uang)
sepuluh juta kalau mau tutup tempat ini," katanya.

Bagaimana kondisi lokalisasi menjelang ditutup Pemkot Kupang? Tonton
video di atas.(*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help