Penarikan Paksa Kendaraan Dinas dari Mantan Pejabat Kasus Pertama Tahun 2018 di Lembata

Penarikan paksa kendaraan dinas yang tak dikembalikan oleh mantan pejabat setelah pensiun dari PNS, merupakan kasus pertama dalam tahun 2018 ini.

Penarikan Paksa Kendaraan Dinas dari Mantan Pejabat Kasus Pertama Tahun 2018 di Lembata
POS-KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Penandatanganan berita acara penyerahan sepeda motor yang ditarik dari tangan pensiunan PNS, Rabu (16/5/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Kasat Pol PP Kabupaten Lembata, Petrus Kanisius Payong Making, mengatakan, penarikan paksa kendaraan dinas yang tak dikembalikan oleh mantan pejabat setelah pensiun dari PNS, merupakan kasus pertama dalam tahun 2018 ini.

Tapi untuk masalah seperti itu, penarikan paksa seperti yang dilakukan saat ini merupakan kasus yang kesekian kali dilakukan oleh Satpol PP.

Ini juga merupakan bagian dari penertiban aset daerah seperti yang diperintahkan Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur.

"Bupati Lembata sudah memerintahkan kepada kami untuk melakukan penertiban aset, seperti menarik kembali kendaraan dinas dari tangan para pensiunan. Demi mempertimbangan kepentingan daerah ini, penarikan kendaraan itu otomatis kami lakukan," tandasnya.

Kepada POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Rabu (16/5/2018), dia mengatakan, penertiban aset daerah itu tentunya bukan hanya dengan cara menarik paksa barang milik pemerintah dari tangan para pihak.

Pihaknya justeru berharap agar para pensiunan PNS yang mungkin sampai saat ini masih menggunakan kendaraan dinas, agar secara sadar untuk mengembalikan barang itu secepatnya kepada pemerintah, terutama pada instansi terakhir dimana pensiunan itu mengabdi.

"Saya juga memberi apresiasi kepada mantan Kepala Bidang (Kabid) Perda Satpol PP Lembata, Viktor Koda yang mengembalikan kendaraan dinas tanpa diminta. Sikap seperti itu pantas ditiru oleh pensiunan yang lain," ujar Kanis memuji sikap Viktor Koda.

Sejauh ini, lanjut dia, sikap positip seperti yang dilakukan Viktor Koda, belum menjadi budaya di kalangan pensiunan PNS. Tapi kalau ini ditiru, maka hal tersebut sangat membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved