Motif Pembuangan Bayi Belum Terungkap

pemeriksaan belum dilakukan karena sedang menunggu proses pemulihan kesehatan pelaku.

Motif Pembuangan Bayi Belum Terungkap
POS KUPANG/RYAN NONG
Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, AKP Pinten Bagus di ruang kerjanya, Rabu (16/5/2018).

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM | Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kasus pembuangan bayi yang dilakukan Dewi / YAP (24) karyawan Resto Rotterdam di Kelurahan Kelapa Lima Kupang yang terungkap pada Senin (14/5/2018) lalu, belum ditingkatkan ke tahap pemeriksaan.

Hal ini diungkapkan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, AKP Bagus Pinten kepada Pos Kupang di ruang kerjanya pada Rabu (16/5/2018).

Menurut Pinten, pemeriksaan belum dilakukan karena sedang menunggu proses pemulihan kesehatan pelaku. Pemeriksaan direncanakan akan dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kupang Kota setelah pelaku pulih. Hingga saat ini pelaku masih dirawat di RSUD SK Lerik Kota Kupang.'

Baca: Ogah Ribet? Yuk Coba 5 Menu Sederhana Ini untuk Sahur Pertama Puasa Bulan Ramadhan 1439 H

Baca: Pasca Serangan Teroris, Ini Perintah Kapolda Jambi

"Pelaku belum kita periksa karena masih berada di rumah sakit untuk pemulihan kondisinya," ungkap Pinten.

Terkait motif pelaku melakukan tindakan membuang bayinya, Pinten mengaku belum bisa mengkonfirmasi.

"Kita belum bisa konfirmasi terkait motif pelaku membuang bayinya, tetapi cukup mengherankan karena ini merupakan anak keempat pelaku".

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak keluarga pun mengaku tidak mengetahui motif pembuangan bayi yang dilakukan oleh Dewi.

Hal ini diungkapkan oleh seorang kerabat Dewi kepada Pos Kupang di RSUD SK Lerik pada Senin (14/5/2018) malam.

Perempuan yang tidak mau dituliskan namanya ini mengaku sebagai saudara jauh dari suami Dewi.

Ia menuturkan, Dewi dan suaminya telah memiliki empat orang anak. Bayi yang kemarin diduga dibuang Dewi di tong sampah Resto Roterdam merupakan anak keempat mereka.

Pihak keluarga telah melakukan penguburan bayi malang tersebut di rumah paman dari suami Dewi di Kelurahan Kelapa Lima pada Senin (14/5/2018) sore.

Pihak keluarga menyerahkan semua proses kepada pihak yang berwajib. "Keluarga menunggu proses pemulihannya dan menyerahkan hal ini kepada pihak yang berwajib," ungkap perempuan berkacamata ini. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help