Lembata Terima Predikat Baru Sebagai Salah Satu Kabupaten Stanting di NTT

Saat ini Kabupaten Lembata mendapatkan predikat baru sebagai salah satu kabupaten stanting di Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Lembata Terima Predikat Baru Sebagai Salah Satu Kabupaten Stanting di NTT
POS-KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Instruktur Bimtek Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga dari Kementerian Pendidikan RI, Rudi Miswanto saat memberikan materi kepada peserta di Hotel Olympic Lewoleba, Rabu (16/5/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Saat ini Kabupaten Lembata mendapatkan predikat baru sebagai salah satu kabupaten stanting di Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kabupaten stanting artinya kabupaten yang memiliki jumlah penduduk tak tumbuh normal dalam jumlah cukup besar.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang TK/PAUD dan Penmas Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Lembata, Gabriel Ata, ketika dihubungi Pos Kupang.Com melalui telepon selulernya dari Lewoleba ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Rabu (16/5/2018).

Sampai saat ini, lanjut dia, data tentang jumlah penduduk yang tak tumbuh normal itu belum ada padanya. Tapi di tengah masyarakat, jumlah warga yang memiliki tubuh pendek dan tak normal tersebut, cukup banyak.

Kondisi ini terjadi, lanjut dia, tentu dilatari oleh banyak aspek. Tapi salah satunya, adalah pola asuh anak yang mungkin dilakukan kurang baik.

Pola asuh anak yang kurang tepat pada saat anak mengalami masa pertumbuhan emas, yakni pada usia 0-6 tahun, lanjut dia, bisa berakibat fatal.

Atas pertimbangan itulah, kata dia, saat ini dilaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga yang diikuti sekitar 50 peserta, baik dari kalangan guru, komite sekolah maupun komponen pendidikan lainnya.

"Jumlah pesertanya sebanyak ini. Tapi setelah kegiatan tersebut, para peserta diharapkan menjadi narasumber bagi masyarakat tentang pola asuh positip bagi anak-anak," ujar Gabriel. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved