Bom di Surabaya

Kisah Bu Wenny, Korban Bom Teroris yang Kehilangan 2 Putranya: Mama Telah Memaafkan Pelaku

Wenny, yang terbaring dan sesekali duduk di tempat tidur dari rumah sakit, menangisi dan menciumi darah dagingnya yang kini sudah terbujur kaku.

Kisah Bu Wenny, Korban Bom Teroris yang Kehilangan 2 Putranya: Mama Telah Memaafkan Pelaku
Facebook/Moses Agus Purwono
Bu Wenny, berada di antara jenazah kedua putranya meninggal akibat ledakan bom bunuh diri kelompok teroris di Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel Surabaya, Minggu (13/5/2018). 

Seorang pengguna Instagram dengan nama akun Rita Wahyu pun menceritakan suasana yang terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela tersebut.

"KASIH MENGALAHKAN SEGALANYA

Di misa harian dan doa untuk para korban di Gereja Santa Maria Tak Bercela, 15 Mei 2018, saat homilil Romo Kurdo mengatakan bahwa Bu Wenny, mama dari Evan & Nathan, sudah bisa mengampuni saat dikunjungi Romo Kurdo.

Sebelumnya para suster dan para romo bergantian menemani, mendoakan dan memberikan dukungan moral kepada Bu Wenny.

Bahkan Bu Wenny mengatakan ingin meneladani Bunda Maria.

Bu Wenny mengatakan kedua putranya meninggal lewat peristiwa pemboman ini.

Lalu dia melanjutkan mengatakan bahwa Bunda Maria pun juga sama.

Puteranya (Tuhan Yesus) juga meninggal, namun Bunda Maria bisa mengampuni mereka yg menganiaya Puteranya.

Mari doakan selalu Bu Wenny beserta seluruh keluarganya sehingga mereka dapat kuat dan tetap beriman dalam menghadapi peristiwa ini.

Mohon hentikan pemberitaan yg sebaliknya.

Halaman
1234
Penulis: Agustinus Sape
Editor: Agustinus Sape
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help