Kasus Pembuangan Bayi di Rotterdam Kupang, Aneh Suami Pelaku Tidak Tahu Isterinya Hamil

Terungkap fakta mengejutkan terkait kasus pembuangan bayi dalam tong sampah kamar mandi Resto Rotterdam yang dilakukan oleh Dewi (24)

Kasus Pembuangan Bayi di Rotterdam Kupang, Aneh Suami Pelaku Tidak Tahu Isterinya Hamil
POS-KUPANG.COM/Ryan Nong
Kanit PPA Polresta Kupang Kota, Bripka Bregitha N. Usfinit SH di ruang kerjanya pada Rabu (16/5/2018. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Terungkap fakta mengejutkan terkait kasus pembuangan bayi dalam tong sampah kamar mandi Resto Rotterdam yang dilakukan oleh Dewi (24), karyawati resto tersebut, Minggu (13/5/2018) lalu.

Suami pelaku, kepada penyidik mengaku selama ini tidak mengetahui kalau isterinya sedang hamil.

Kasat Reskrim Polresta Kupang melalui Kanit PPA, Bripka Bregitha N Usfinit, S.H kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (16/5/2018) siang, menjelaskan, proses pemeriksaan terhadap para saksi telah dilakukan. Sedangkan untuk tersangka pelaku masih menunggu konfirmasi kesehatannya dari dokter yang menangani di RSUD SK Lerik Kota Kupang.

Bripka Bregitha menjelaskan, dari suami pelaku diperoleh keterangan bahwa suami tersebut tidak mengetahui kalau isterinya sedang hamil. Alasannya, karena kondisi tubuh isterinya (Dewi) yang gemuk.

Rekan kerja Dewi di Resto Rotterdam pun mengaku sempat mencurigai Dewi sedang dalam keadaan hamil. Namun ketika mereka tanyakan, hal itu tidak pernah diakui oleh Dewi.

Dewi dan suaminya diketahui tinggal bersama di kamar kos daerah RS Siloam, Kota Kupang. Mereka telah dikaruniai tiga orang anak, dua orang anak tinggal bersama orangtua suaminya di Kefamenanu (Kabupaten TTU) dan seorang lagi tanggal bersama keluarganya di Manggarai. Bayi laki-laki yang dibuang ini merupakan anak keempat Dewi.

Pihak keluarga mengaku tidak mengetahui motif pembuangan bayi yang dilakukan oleh Dewi. Oleh karena itu, mereka menyerahkan semua proses kepada pihak yang berwajib.

"Keluarga menunggu proses pemulihannya dan menyerahkan hal ini kepada pihak yang berwajib," ungkap salah seorang kerabat yang tidak mau di tuliskan namanya kepada POS- KUPANG.COM di RSUD SK Lerik, Senin (14/5/2018) malam. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help