Pilgub NTT

VIDEO: KPU NTT Mencari Panelis Perempuan

Debat putaran ketiga yang digelar tanggal 23 Juni di Jakarta ini mengambil tema : Pendidikan, kesehatan dan persoalan kemasyarakatan.

Laporan REPORTER POS-KUPANG.COM, Edi Hayon

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT saat ini tengah mencari panelis yang akan merumuskan soal pada debat putaran ketiga  pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTT.

Debat putaran ketiga yang digelar tanggal 23 Juni di Jakarta ini mengambil tema : Pendidikan, kesehatan dan persoalan kemasyarakatan.

Dengan waktu yang masih cukup panjang ini, diharapkan ada sosok perempuan yang memiliki kapasitas dan mengerti mengenai permasalahan yang diangkat sebagai tema debat.

Baca: Sedih, Ayah Meghan Markle Batal Hadir, Ibunya yang Mendampingi Saat Pernikahan dengan Pangeran Harry

Komisioner KPU NTT, Gasim, kepada POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Selasa (15/5/2018), mengatakan, untuk debat paslon gubernur dan wakil gubernur NTT dalam agenda dilaksanakan sebanyak tiga kali.

Untuk dua debat sebelumnya, telah dilaksanakan di Jakarta dan tinggal satu kali debat yang nantinya tetap dilaksanakan di Jakarta, tepatnya di Studio INewS TV, tanggal 23 Juni 2018.

Adapun tema yang diangkat pada debat putaran ketiga nanti lebih pada persoalan pendidikan, kesehatan dan masalah-masalah sosial kemasyarakatan.

Baca: 55 Warga Palestina Tewas Terkait Protes Pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem

Mengenai panelis, Gasim mengakui pada debat putaran pertama dan kedua, pamateri adalah laki-laki. Saat ini pihaknya menerima usulan dari berbagai pihak bahwa pada debat ketiga ada unsur perempuan sebagai panelis.

Pada debat pertama dan kedua bukan KPU NTT tidak memperhatikan perempuan, justru pihaknya sangat mengharapkan ada kaum perempuan menjadi panelis pada dua debat terdahulu tersebut.

Persoalannya, kata Gasim, panelis yang dicari sesuai tema adalah orang yang betul-betul ahli dalam bidangnya.

"Saya yakin ada tetapi kami kesulitan mendapatkan panelis perempuan yang mengetahui dan paham terhadap persoalan yang kita angkat sebagai tema debat pertama dan kedua itu. Kami susah menemukan. Andaikan kami tahu orangnya pasti kami akan ambil sosok perempuan itu untuk menyusun materi debat pertama dan kedua. Bukan saja satu bisa dua atau tiga kami ambil. Semua usulan perempuan  akan kita pertimbangkan untuk menjadi panelis kalau kami diberi tahu ketika itu," katanya.

Terhadap debat ketiga nanti, lanjut Gasim, pihaknya membuka kesempatan kepada kaum perempuan siapapun yang memahami dan mengetahui persoalan sesuai tema yang diangkat.

Baca: Awal Puasa Ramadan Dimulai Kamis, 17 Mei 2018, Berdasarkan Hasil Sidang Isbat

KPU NTT saat ini tengah mencari kira-kira sosok perempuan siapa yang ahli dalam bidang pendidikan, ahli dalam bidang kesehatan dan ahli dalam persoalan sosial kemasyarakatan. Pasalnya, untuk menjadi panelis, harus orang yang betul-betul ahli, bukan saja pandai berbicara, tetapi memahami kondisi yang terjadi di NTT saat ini. 

"Masih ada cukup waktu. Mudah-mudahan kami bisa menemukan sosok perempuan yang bisa menjawabi harapan kami agar menjadi panelis perempuan pada debat putaran ketiga nanti," jelasnya.

Selengkapnya, sima video. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved