Pansus LKPJ Lakukan Uji Petik Lapangan, Ini Catatan Kristisnya

Pansus LKPJ melakukan uji petik lapangan untuk melihat dari dekat hasil pembangunan fisik yang dikerjakan di tahun 2017.

Pansus LKPJ Lakukan Uji Petik Lapangan, Ini Catatan Kristisnya
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Ketua Pansu LKPJ, Relygius Usfunan

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Pansus LKPJ melakukan uji petik lapangan untuk melihat dari dekat hasil pembangunan fisik yang dikerjakan di tahun 2017.

Dari hasil uji petik yang dilakukan Senin (14/5/2018), dimana Pansus LKPJ membentuk dua tim untuk melakukan uji petik lapangan dan dibuatlah beberapa catatan kristis terkait pembangunan yang dikerjakan di tahun 2017 lalu tersebut

Tim pertama, menyisir wilayah Amanuban dan Amanatun melakukan uji petik pengerjaan jalan Pope- Nunsunu, Oenlasi-Nunkolo, Pasar Tueneke, Puskesmas Kotolin, pembangunan ruang kelas baru SD Negeri Op dan pembangunan Rumah Sakit Pratama Boking.

Dari uji petik tersebut, tim merekomendasikan catatan di antaranya, pertama, untuk ruas jalan Pope-Nunsunu yang disebut ruas jalan tuntas, masih ditemukan adanya 5 jembatan yang belum dibangun.

Oleh sebab itu, Pemda TTS wajib segera membangun jembatan agar pembangunan ruas jalan Pope-Nunsunu benar-benar tuntas.

Untuk ruas jalan Oenlasi - Nunkolo, tim merekomendasi agar Pemda segera meminta rekanan yang mengerjakan ruas jalan tersebut untuk memperbaiki beberapa titik yang sudah rusak. Karena saat ini masih masuk dalam masa pemeliharaan.

Di Pasar Tueneke, Kecamatan Kualin, tim merekomendasi agar Pemda TTS melalui Bapemda dan Satpol PP untuk melakukan penertiban pedagang yang masih berjualan di badan jalan padahal bangunan pasar sudah selesai dibangun.

Di Puskesmas Kot'olin, tim menemukan pengerjaan ruang rawat inap baru mencapai 90 persen dan rekanan sudah di PHK.

Untuk itu, agar pengerjaan bisa segera rampung, Pemda diminta menunjuk rekanan baru untuk menyelesaikan pekerjaan yang tersisa.

Sedangkan di Rumah Sakit Pratama Boking, tim menemukan bagian belakang rumah sakit dan depan harus dipasang turap/ penahan tebing untuk mencegah terjadinya longsor.

Tim juga meminta Pemda untuk menata halaman depan rumah sakit agar terlihat lebih baik. Pemda juga diminta segera mengurus proses ijin operasional agar Rumah Sakit Pratama Boking bisa segera digunakan. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help