Bom di Surabaya

Mantan Teroris, Walikota Surabaya Hingga Kapolri Ungkap Rahasia Bom Bunuh Diri

Mantan teroris, Sofyan Tsauri, Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Kapolri Tito Karnivian angkat bicara soal teroris.

instagram
Tri Rismaharini 

POS-KUPANG.COM, BOGOR - Mantan teroris, Sofyan Tsauri, Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Kapolri Tito Karnivian angkat bicara soal teroris.

Insiden bom bunuh diri yang dilakukan oleh satu keluarga di Surabaya, Jawa Timur disebut-sebut menyimpan pesan rahasia

Namun, pesan rahasia ini tak banyak yang tahu.

Keluarga pelaku bom bunuh diri pada tiga gereja di Surabaya itu adalah keluarga yang berasal dari Rungkut, Kota Surabaya.
Keluarga pelaku bom bunuh diri pada tiga gereja di Surabaya itu adalah keluarga yang berasal dari Rungkut, Kota Surabaya. (ist)

Insiden ledakan bom yang bukan hanya sekali itu dan terjadi di sejumlah tempat tersebut diketahui 18 jiwa melayang dalam insiden ledakan bom yang terjadi di tiga gerja di Surabaya Jawa Timur.

Ledakan terjadi di tiga gereja di Surabaya, yakni Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat di Jalan Arjuna.

Pelaku pengemboman di tiga gereja yang ada di Surabaya, Jawa Timur adalah berasal dari satu keluarga.

Dalam aksi bom bunuh diri itu melibatkan seorang wanita dan empat orang anak.

Tak lama kemudian, ledakan bom kembali terjadi di sebuah rusun di Sidoarjo.

Insiden ledakan yang terjadi disidoarjo nyari serupa dengan di Surabaya lantaran sama-sama dilakukan oleh satu keluarga.

Seorang teroris bernama Anton beserta istri dan seroang anaknya tewas di lokasi kejadian.

Namun tiga anak terduga pelaku yang lain selamat dan telah dievakuasi ke rumah sakit.

Baca: Anak Perempuan Ini Lakukan Bom Bunuh Diri Sebab Diajarin Doktrin Kek Gini oleh Ayahnya

Baca: Pelaku Bom Bunuh Diri Bakal Perlihatkan 7 Tanda Ini, Waspada Guys

Dari rentetan kejadian bom bunuh diri yang terjadi dengan rentan waktu cukup dekat ini diketahui melibatkan wanita dan Anak-anak

Pada Senin (14/5/2018) pagi, warga dikagetkan kembali dengan ledakan bom di Polrestabes Surabaya.

Dari rekaman CCTV tampak seorang pelaku mengendarai sepeda motor memboncengkan seorang wanita dan seorang anak perempuan.

Mantan teroris, Sofyan Tsauri mengungkap arti dibalik ledakan bom bunuh diri yang melibatkan kaum wanita dan anak-anak itu.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved