Dokter Ari Bilang Penyakit Tidak Menular Lebih Tinggi di Kota Kupang

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr. Ari Wijana, mengatakan, Kota Kupang sudah dicanangkan menjadi daerah dengan gaya hidup sehat.

Dokter Ari Bilang Penyakit Tidak Menular Lebih Tinggi di Kota Kupang
POS-KUPANG.COM/YENI RACHMAWATI
Wakil Walikota Kupang, dr. Herman Man (paling kanan) melakukan penandatangan Komitmen Bersama Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, di Gereja Kaisarea BTN Kolhua, Selasa (15/5/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr. Ari Wijana, mengatakan, Kota Kupang sudah dicanangkan menjadi daerah dengan gaya hidup sehat. Pencanangan tersebut dilakukan saat memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia.

Dokter Ari mengatakan hal itu saat Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Gereja Kaisarea, Selasa (15/5/2018). Saat itu, dr. Ari membawakan materi Kebijakan Pemkot berkaitan dengan Germas.

Ia menjelaskan, program kesehatan masuk dalam visi Pemkot Kupang tahun 2017-2022 bersamaan dengan program pendidikan yang diprioritaskan pemerintah.
Gambaran singkat sesuai survei, pada 2015 penyakit tidak menular paling tinggi terjadi di Kota Kupang, yaitu hipertensi, serangan jantung dan struk.

Berkaitan dengan itu, germas akan fokus juga pada penyakit yang tidak menular. Perkembangan jenis penyakit ini, kata dr. Ari, salah satunya didukung oleh pola hidup.

"Dulu masyarakat hobi jalan kaki sehingga sehat-sehat tapi tidak memikirkan kondisi fisik. Sekarang pola hidup berubah dengan tidak senang jalan kaki tapi menggunakan kendaraan," tuturnya.

Ia mengatakan, penyakit tidak menular bisa dicegah salah satunya melalui Germas. Gerakan artinya dari kita, oleh kita dan hasilnya untuk kita, sehingga harus terarah dan sistematis.

Ujung dari germas diharapkan hidup sehat masyarakat menjadi lebih baik.

Germas ini bertujuan agar kesehatan per orangan terjaga. Karena bila sehat maka produktif. Karena suatu penyakit sangat dipengaruhi oleh lingkungannya. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help