Kerusuhan di Rutan Mako Brimob

Tidak Disemayamkan di Markas Polda NTT, Jenazah Bripka Frenje Langsung Dibawa ke Alor

Bripka Mahrum Frenje gugur dalam tugas pengamanan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok pada Jumat (11/5/2018).

Tidak Disemayamkan di Markas Polda NTT, Jenazah Bripka Frenje Langsung Dibawa ke Alor
POS-KUPANG.COM/NONG RYANG
Putra Almarhum Bripka Mahrum Frenje di Pelabuhan Navigasi Tenau Kupang, Sabtu (12/5/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryang Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Jenazah almarhum Bripka Mahrum Frenje yang gugur dalam tugas pengamanan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok pada Jumat (11/5/2018) subuh kemarin, tidak disemayamkan sebagaimana kebiasaan penghormatan Polri di Markas Brimob Polda NTT.

Jenazah yang tiba dari Jakarta menggunakan penerbangan Batik Air, Sabtu (12/5/2018) pagi, langsung diantar menuju rumah duka di Jalan Umar Bara, Kelurahan Kalabahi Barat, Kota kalabahi, Kabupaten Alor - NTT.

Sumber di Satuan Brimob NTT yang temui Pos-Kupang.com, Jumat (11/5/2018) petang, menyebutkan berdasarkan kebiasaan di lingkungan kepolisian, jenazah anggota satuan biasanya disemayamkan di Markas Brimob untuk mendapatkan penghormatan terakhir.

Jenazah Bripka Mahrum Frenje yang tiba pada Sabtu (12/5/2018) pagi dijemput oleh Kapolres Kupang Kota, AKBP Anton CN berserta jajaran, persatuan Bhayangkari, Satuan Brimob Polda NTT serta kerabat almarhum dan para awak media di Terminal Kargo dan Pos, Lanud El Tari Kupang.

Jenazah dengan iring-iringan langsung dibawa ke Pelabuhan Navigasi Tenau untuk melanjutkan perjalanan menuju Alor menggunakan KN SAR Antareja yang disiapkan.

Menurut kakak sulung almarhum, Syarifudin Frenje menjemput jenazah bersama rombongan penjemputan di Terminal Kargo dan Pos El Tari Kupang, pihak keluarga merencanakan melangsungkan acara pemakaman pada hari Sabtu pukul 15.00 Wita di Alor.

Istri dan ketiga anak almarhum Bripka Frenje yang hadir dalam rombongan pengantar di Pelabuhan Navigasi Tenau tidak menggunakan kapal yang sama menuju Alor, tetapi menggunakan penerbangan TransNusa pada pukul 09.00 Wita. Suasana haru terasa dalam prosesi pelepasan jenazah, namun wajah istri dan anaknya tampak tegar dan ikhlas. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help