Sudah Sebulan Kasus Penembakan di Karot Belum Terungkap, Ini yang Akan Dilakukan Keluarga

Jika dalam waktu dekat Polres Manggarai belum juga menangkap pelaku penembakan Ferdy, maka pihak keluarga akan mendatangi Polres Manggarai

Sudah Sebulan Kasus Penembakan di Karot Belum Terungkap, Ini yang Akan Dilakukan Keluarga
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
Ferdinandus Taruk (24),korban penembakan di Kelurahan Karot,Kota Ruteng,Selasa (27/3/2018) malam sedang dijenguk Kapolres Manggarai,AKBP Cliffry Steiny Lapian,SIK di RSUD Ruteng 

Laporan Reporter Pos-Kupang.com, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Penantian panjang dan harapan agar pelaku penembakan yang menimpa Ferdinandus Taruk alias Ferdy (24) di Kelurahan Karot, Kota Ruteng terus ditunggu keluarga. Namun sudah sebulan lebih pasca penembakan, belum ada titik terang siapa pelakunya.

Keluarga pun sudah menemui Polres Manggarai tapi hasilnya belum ada titik terang.

"Sudah satu bulan lebih Polres Manggarai belum menangkap pelaku penembakan Ferdy. Bukan saja itu,dari jenis dan ukuran peluru pun belum diungkap. Hemat kami polisi sudah bisa memastikan siapa pelaku penembakan Ferdy. Namun sampai saat ini kasus ini belum tuntas dan nyaris hilang.

‪Kematian Ferdy menguji sikap tegas Polres Manggarai dalam mengusut tuntas kasus ini," kata Yos Syukur, juru bicara (Jubir) keluarga korban penembakan di Karot, melalui press release kepada Pos-Kupang.com di Ruteng, Senin (7/5/2018) sore.

Yos bahkan menegaskan, jika dalam waktu dekat Polres Manggarai belum juga menangkap pelaku penembakan Ferdy, maka pihak keluarga akan mendatangi Polres Manggarai guna mempertanyakan penanganan kasus tersebut.

"Kami akan mendatangi Polres Manggarai untuk mendesak agar kasus penembakan secepatnya dituntaskan dan menangkap pelaku penembakan Ferdy.

‪Kami juga akan menyurati mabes Polri di jakarta, Polda NTT, Komnas HAM dan Kontras di Jakarta serta lembaga lain yang peduli terhadap kasus kemanusiaan seperti yang kami alami.

‪Polres Manggarai lamban dalam menangani kasus ini. Kami juga akan mendesak Polda NTT untuk mengambilalih kasus ini," tegas Yos.

Ferdy yang ditembak di Kelurahan Karot sempat menjalani perawatan dua minggu di RSU Ruteng lalu meninggal dunia.

Tim Labfor Polda Bali pun didatangkan guna mengeluarkan peluru di kepala Ferdy.

Pelurunya pun sudah dibawa ke Labfor Bali guna diperiksa.

Alhasil, keluarga masih terus menunggu polisi mengungkap kasus tersebut. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help