Dari Festival Tiga Gunung, Lembata Punya Segalanya, Punya Potensi Pariwisata Luar Biasa

I Gede Pitana memuji destinasi pariwisata di Kabupaten Lembata. Lembata memiliki segalanya. Lembata punya potensi pariwisata yang luar biasa.

Dari Festival Tiga Gunung, Lembata Punya Segalanya, Punya Potensi Pariwisata Luar Biasa
POS-KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Suasana launching Festival 3 Gunung Kabupaten Lembata di Aula Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI, Jakarta, Senin (7/5/2018). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Deputi Pemasaran Regional I, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) Republik Indonesia, I Gede Pitana memuji destinasi pariwisata yang ada di Kabupaten Lembata. Dia bilang Lembata memiliki segalanya. Lembata punya potensi pariwisata yang luar biasa.

“Potensi pariwisata di Lembata itu sangat luar biasa. Selain alamnya yang indah, Lembata juga punya khasanah budaya yang tak dipunyai daerah lain. Potensi itu hanya bisa memberi manfaat kalau dijual ke seluruh dunia. Dan, Kementerian Pariwisata akan mempromosikan itu.”

Hal ini disampaikan Pitana saat memberikan sambutan pada Acara Launching Festival 3 Gunung di Aula Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI di Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (7/5/2018).

Dikatakannya, selain kekayaan destinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata juga memiliki visi yang sangat pro pariwisata. Bahkan pariwisata menjadi lokomotif utama pembangunan daerah tersebut.

“Di Indonesia ini hanya Kabupaten Lembata yang menjadikan pariwisata sebagai penggerak utama pembangunan masyarakat dan daerah. Karena itu, Kemenbudpar pasti akan membantu menjual Lembata ke seluruh belahan dunia,” ujarnya.

Selama ini, katanya, Kemenbudpar selalu mempromosikan pariwisata Indonesia ke Amerika, Eropa, India dan belahan dunia lainnya.

Ke depan, Kemendubpar juga akan menjadikan Lembata sebagai salah satu komoditi pariwisata Indonesia yang akan dipamerkan ke negara lain. “Kami yang akan menjual Lembata ke seluruh dunia,” ujarnya.

Pitana menyebutkan, mendorong tumbuh kembangnya pariwisata, bukan seperti membalik telapak tangan atau menanam tanaman umur pendek. Potensi itu baru akan memberi dampak kepada masyarakat apabila promosi terus dilakukan.

Investasi di bidang ini, lanjut dia, ibarat menanam tanaman umur panjang. Ditanam hari ini, belasan bahkan puluhan tahun dulu baru dipanen hasilnya.

Halaman
12
Penulis: Frans Krowin
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help