Jembatan Wae Buntal di Pantura Flores Ambruk. Ini Yang Dilakukan Warga

Lambatnya penanganan dan perbaikkan membuat warga secara swadaya melakukan perbaikkan

Jembatan Wae Buntal di Pantura Flores Ambruk. Ini Yang Dilakukan Warga
pos kupang.com, aris ninu
Jembatan Buntal yang ambruk di Kecamatan Elar,Kabupaten Matim

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com,Aris Ninu

POS-KUPANG-COM, BORONG--Jembatan Wae Buntal di Desa Golo Lijun,Kecamatan Elar,Kabupaten Manggarai Timur (Matim) yang ambruk karena diterjang banjir pada Desember 2017 lalu sampai sekarang belum diperbaikki Pemprov NTT.

Jembatan yang berada di jalan trans utara Flores ini menghubungi wilayah utara Matim-Ngada-Mbay-Ende dan Maumere.

Penanganan jalan yang merupakan jalan strategis nasional sampai saat ini membingungkan warga.

Lantaran penanganannya ditangani Pemprov NTT atau pemerintah pusat.

Lambatnya penanganan dan perbaikkan membuat warga secara swadaya melakukan perbaikkan.

Di mana warga menyusun baru besar di bagian jembatan yang ambruk agar bisa dilintasi kendaraan roda dua,empat dan enam.

"Warga sudah susun batu besar di bagian ujung jembatan yang ambruk agar kendaraan bisa melintas.Jembatan Buntal yang ambruk di bagian ujung sekarang belum ada penanganan. Laporan kerusakan sudah disampaikan tapi penanganannya belum ada,"ujar Jemain Utsman,anggota DPRD Matim yang ditemui Pos Kupang Com di Borong,Senin (7/5/2018) siang.

Jemain berharap pemerintah baik provinsi dan pusat bisa melakukan penanganan secepatnya sebab jembatan tersebut adalah akses warga di pantai utara Flores.

"Kalau jembatan itu rusak lagi atau ambruk maka warga pasti menderita,"ujar Jemain,Ketua DPC PKS Matim ini.(*)

Baca: Jaksa di Kejari Belu Didesak Usut Kasus Rastra Maudemu. Ini Sebabnya

Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved