Ibu-Ibu Hamil Rentan Kena Malaria, Ayo Lakukan Tips untuk Cegah Digigit Nyamuk

Ibu ibu yang hadir dalam kegiatan Posyandu Melati di Kelurahan Oetete diminta untuk waspada terhadap penyakit malaria.

Ibu-Ibu Hamil Rentan Kena Malaria, Ayo Lakukan Tips untuk Cegah Digigit Nyamuk
POS KUPANG /HERMINA PELLO
Sosialisasi mengenai malaria oleh petugas dari puskesmas Oebobo kepada pengunjung posyandu Melati kelurahan Oetete, Senin (7/5/2018) 

Laporan Wartawan POS-KUPANG. COM, Hermina Pello

POS-KUPANG. COM, KUPANG - Ibu ibu yang hadir dalam kegiatan Posyandu Melati di Kelurahan Oetete diminta untuk waspada terhadap penyakit malaria.

Hal ini disampaikan Pengelola Malaria dari Puskesmas Oebobo, Yovita saat sosialisasi di Posyandu Melati, Senin (7/5/2018) pagi.

"Malaria tidak seperti DBD tapi kita harus waspada karena penyebab nyamuk. Penyakit yang disebabkan oleh kuman kecil dan hanya bisa dilihat dengan mikroskop," katanya.

Menurutnya, darah diambil dan periksa lalu lihat dengan mikroskop.

Dia mengungkapkan nyamuk hidup di genangan air, kuman tadi berkembang biak di dalam tubuh nyamuk dan siap menular kepada orang yang sehat.

Dia menambahkan nyamuk hidup di lingkungan yang penuh dengan air, di dalam kamar karena sering gantung pakaian.

Nyamuk jadi penular kalau di sekitar ada orang yang kena sakit malaria. Tapi NTT masuk daerah endemis malaria.

Dia menjelaskan nyamuk gigit dan kalau ada kuman malaria maka nyamuk yang tularkan.

"Yang tularkan malaria adalah nyamuk betina. Pola gigit waktu pada pagi hari sampai besok pagi lagi. Gejala malaria yakni demam menggigit, badan panas dua sampai tiga hari nyeri seluruh badan dan badan sakit tanpa sebab," katanya.

Dia mengajak agar kalau mendapatkan ciri ciri seperti itu maka me puskesmas untuk periksa jangan sampai jadi malaria berat sudah terlambat.

Kelompok khusus yang perlu diperhatikan bayi balita dan ibu hamil.

Ibu hamil tidak boleh kena penyakit malaria karena dampak buat ibu hamil dan janin yang dikandung. Ibu hamil bisa mengalami anemia berat dan janin bisa kena malaria dan akhir berdampak pada pertumbuhan janin misalnya bayi lahir dengan berat badan kurang.

Dan setelah itu bayi bisa tumbuh tidak normal.  Jika kena sakit malaria maka jangan langsung beli obat di apotik. (*)

Penulis: Hermina Pello
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved