Bayi, Orang Kalah dan Bahasa Rahim

Inilah tragedi kekuatan, kenikmatan dan keangkuhan yang melindas orang-orang yang kalah dalam sejarah

Bayi, Orang Kalah dan Bahasa Rahim
liberationnews.org
Ilustrasi 

Oleh: Louis Jawa
Pastor Desa, tinggal di Manggarai

POS KUPANG.COM - Seorang ibu di salah satu desa di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), tega menghabisi nyawa anak kandungnya pada 25 April 2018.

Bayi yang dilahirkan utuh itu sempat menangis lantas diikat dengan celana hingga meninggal dunia (Pos Kupang 30/4/2018).

Lebih tragis, sang bayi harus dicabik-cabik oleh anjing yang berhasil mengorek kubur buatan ibunda (tribunnews.com 26/4/2018).

Tragedi kemanusiaan pembunuhan bayi lagi-lagi menghampiri optimisme peradaban di simpang roda sejarah, ketika kekuatan, kekuasaan dan ketangkasan disalahartikan dan disalahpraktikkan untuk menggenggam, mencekik dan menghempaskan orang-orang yang kecil dan lemah.

Entahlah kompleksitas persoalan sosio kultural, ekonomi dan psikologis yang dialami sang ibu, namun bentuk perbuatannya sungguh telah membuktikan entitas kepanikan yang salah dan fatal hingga berujung pada pembunuhan anak kandungnya sendiri.

Inilah tragedi kekuatan, kenikmatan dan keangkuhan yang melindas orang-orang yang kalah dalam sejarah, bayi yang tidak bersalah dan tidak berdaya untuk menolong dirinya sendiri.

Inilah sebuah pergumulan besar kita: masih adakah rasa kemanusiaan bagi bayi yang tak berdaya dan menggantungkan hidupnya pada orangtuanya? Masih adakah hati nurani yang bening untuk mengurai kekerasan seburuk ini dalam diri setiap orang tua?

Pengguguran kandungan dan pembunuhan bayi itupun menggugat rasa kemanusiaan dan juga sentuhan religiositas orang beriman.

Fenomena yang kini secara amat meyakinkan menguat dalam realitas dunia modern, tentunya menghadirkan paradoks tersendiri. Semakin maju peradaban, semakin bebas pergaulan dan masyarakat terjebak dalam orientasi kenikmatan seksual.

Halaman
1234
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved