Terdakwa Heran, Saksi yang Dihadirkan Kejari Bajawa Tak Tau Proses Pengalihan Aset Tanah Malasera

Pengadilan Tipikor Kupang menggelar sidang kasus korupsi pengalihan aset tanah Malasera, Kamis (3/5/2018) dengan menghadirkan empat orang saksi.

Terdakwa Heran, Saksi yang Dihadirkan Kejari Bajawa Tak Tau Proses Pengalihan Aset Tanah Malasera
POS-KUPANG.COM/Tommy Mbenu Nulangi
Para terdakwa kasus pengalihan aset tanah Malasera di Nagekeo saat sidang di Pengadilan Tipikor Kupang, Kamis (3/5/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang menggelar sidang kelima kasus korupsi pengalihan aset tanah Malasera, Kamis (3/5/2018) dengan menghadirkan empat orang saksi.

Keempat orang saksi yang dihadirkan, yakni Gaspar Djawa selaku Asisten Satu Kabupaten Nagekeo, Stanislius Rae sebagai Kepala Bidang Pendapatan, La Safrudin sebagai Kepala Bidang Pendapatan dan Aset Daerah, Weni Dasilfa sebagai Kabid Aset.

Baca: Ini Jaminan General Manager PT PLN Wilayah NTT bagi Investor yang Datang Berinvestasi

Sidang itu juga menghadirkan empat orang terdakwa, yakni Yohanes Samping Aoh selaku Bupati Nagekeo, Yulius Lewotan selaku Sekda Nagekeo, Wake Petrus sebagai Kepala Badan Pertanahan Nagekeo, Developer PT Prima Indomega Firdaus Adikusworo.

Baca: Ingin Memiliki Truk, Tukang Kayu Ini Ditipu Rp 341 Juta, Begini Kisahnya

Dalam persidangan, terdakwa mantan Sekda Kabupaten Nagekeo, Yulius Lewotan, merasa heran kepada para saksi yang dihadirkan oleh Kejaksaan Negeri Bajawa. Pasalnya, keempat saksi itu tidak mengetahui persis kasus pengalihan aset tanah Malasera.

Baca: Aksi Coret Seragam di Betun Ternyata Ada yang Kreatif. Seorang Siswa Menulis di Bajunya Seperti Ini

"Padahal mereka yang setiap hari mengurus semua aset yang ada di Kabupaten Nagekeo, tapi mereka semua tidak tau," kata Yulius saat memberikan sanggahannya.

Baca: Tiga Terdakwa Kasus Tanah Malasera Disidangkan di Pengadilan Tipikor Kupang

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved