BREAKING NEWS!  Sempat Lukai Polisi, DPO Polres Belu Rebah ke Tanah Setelah Tembakan Kedua

Polisi sempat menangkap Joanino namun dia melakukan perlawanan menggunakan pisau dan menikam polisi di lengan kiri.

BREAKING NEWS!  Sempat Lukai Polisi, DPO Polres Belu Rebah ke Tanah Setelah Tembakan Kedua
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Tersangka kasus pengeroyokan yang ditembak polisi hingga meninggal dunia saat berada di RSUD Atambua, Selasa (1/5/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM|ATAMBUA - Tim buru sergap (buser) Polres Belu melumpuhkan tersangka yang hampir sebulan ini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Joanino (20) adalah DPO dalam kasus pengeroyokan di Haekrit-Belu pada tanggal 2 April 2018 lalu.

Dia terpaksa ditembak karena melawan dan berhasil melukai seorang anggota Buser saat akan diamankan di Asu Ulun, Kecamatan Atambua Selatan, Selasa (30/5/2018) dini hari sekitar pukul 03.00 wita.

Baca: YLBHI Serukan Polisi Harus Profesional. Komnas HAM dan LPSK Diminta Lakukan Hal ini

Akibat terkena timah panas tersebut, Joanino akhirnya meninggal dunia di RSUD MGR. Gabriel Manek Atambua pada hari itu sekitar pukul 05.00 Wita.

Kapolres Belu, Christian Tobing melalui Kasat Reskrim Polres Belu, Iptu Jemy O. Noke mengatakan hal itu saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Selasa (1/4/2018).

Menurut Jemy, Senin (30/4/2018) sekitar pukul 23.30 wita, tim buser mendapatkan informasi keberadaan dua orang  tersangka yaitu Joanino dan temannya A di tempat acara pesta.

Selanjutnya tim buser melakukan penangkapan terhadap para tersangka dan kedua tersangka melarikan diri.

Salah satu anggota buser melakukan pengejaran terhadap tersangka Joanino dengan mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak tiga kali.

Halaman
12
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help