Jaksa Kembalikan Berkas 9 Tersangka Lapas, Polres Lembata Lakukan Ini

Kejari Lembata telah mengembalikan berkas berita acara pemeriksaan (BAP) sembilan tersangka kasus pembunuhan Pati Leu

Jaksa Kembalikan Berkas 9 Tersangka Lapas, Polres Lembata Lakukan Ini
POS-KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Kapolres Lembata, AKBP Janes Simamora 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Jaksa penuntut Kejaksaan Negeri (Kejari) Lembata telah mengembalikan berkas berita acara pemeriksaan (BAP) sembilan tersangka kasus pembunuhan Pati Leu di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Lembata.

Baca: Luar Biasa! Dua Perempuan Ini Ternyata Diwisuda di Antara 192 Wisudawan STFK Ledalero

Hal itu disampaikan Kapolres Lembata, AKBP Janes Simamora kepada POS-KUPANG.COM di Lewoleba, Minggu (29/4/2018). "Jaksa sudah kembalikan berkas perkara kasus Lapas Lembata," ujar Kapolres Simamora.

Pengembalian berkas tersebut, lanjut dia, disertai dengan petunjuk-petunjuk sehingga penyidik Polres Lembata kini sedang melengkapi berkas perkara tersebut sesuai petunjuk dari jaksa penuntut.

Baca: Satgas Pamtas Yonif 743/PSY Beri Sembako Kepada Warga Nanenoe-Belu

Semua petunjuk itu, lanjut Simamora, tentunya akan dipenuhi penyidik. Olehnya, saat ini penyidik yang menangani kasus tersebut sedang berusaha untuk melengkapi berkas perkara yang dikembalikan tersebut.

Simamora tidak menyebutkan berapa lama penyidik Polres Lembata melengkapi berkas perkara tersebut. Tapi pada prinsipnya jika dalam berkas perkara itu masih ditemukan adanya kekurangan, maka penyidik berkewajiban melengkapinya dengan melakukan pemeriksaan tambahan.

Baca: Gubernur Lebu Raya Sebut Ini Ukuran Sukses Koperasi

Sebelumnya harian ini memberitakan, sembilan petugas lapas yang berpredikan sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Lapas Kelas III Lembata, diduga terlibat dalam kasus dugaan penganiayaan seorang narapidana, Pati Leu, yang berbuntut pada kematian korban.

Jasad korban ditemukan telah menjadi mayat di lantai kamar mandi dalam lapas tersebut, Rabu (20/12/2017). Korban ditemukan tewas bersimbah darah, di lantai kamar mandi lapas tersebut sekitar pukul 04.30 dini hari.

Setelah ditemukan, kasus kematian Pati Leu itu langsung dilaporkan ke Polres Lembata. Setelah itu jasad korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun apa hendak dikata, nyawa korban tak dapat diselamatkan. Olehnya, di rumah sakit tersebut, dokter langsung melakukan visum luar atas tubuh jenazah.

Dari visum itu ditemukan tanda-tanda korban jika korban diduga meninggal secara tidak wajar. Atas hasil visum itu, Polres Lembata mendatangkan dokter dari Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Kupang untuk melakukan otopsi.

Hasil otopsi menyebutkan, korban menghembuskan nafas terakhir karena menderita luka-luka di sekujur tubuh. Apalagi saat ditemukan di lantai kamar mandi dalam Lapas Lembata, lidah korban dalam kondisi terjulur keluar. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help