Anak TK di Ende Wajib Kenakan Pakaian Daerah Saat Ikut Karnaval. Ini Tujuannya

Ratusan anak TK di Kota Ende mengikuti karnaval Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional, Sabtu (28/4/2018).

Anak TK di Ende Wajib Kenakan Pakaian Daerah Saat Ikut Karnaval. Ini Tujuannya
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Para siswa TK di Kota Ende mengikuti kegiatan karnaval 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE - Ratusan anak TK di Kota Ende mengikuti karnaval Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional, Sabtu (28/4/2018).

Pelaksanaan karnaval dilakukan di dua lokasi masing-masing di Jalan Wirajaya dan Jalan Kartini.

Baca: Begini Reaksi Raffi Ahmad Saat Dikabarkan Nagita Slavina Hamil Lagi

Camat Ende Tengah, Eman Taji, saat melepas rombongan karnaval di Jalan Wirajaya mengatakan, pelaksanaan karnaval dalam rangka menyambut Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional.

Ia mengharapkan dengan mengikuti kegiatan tersebut para siswa semakin menghayati nilai-nilai yang diwariskan oleh R A Kartini dan bisa membangkitkan nilai pendidikan di dalam diri setiap anak.

Baca: Real Madrid Berjarak Satu Poin dengan Atletico

Eman mengatakan, dalam karnaval itu anak-anak juga mengenakan pakain daerah dari masing-masing daerah, baik NTT maupun dari luar NTT. Dengan demikian anak-anak akan semakin mengenal dan mencintai budaya daerah.

Dikatakannya, saat ini budaya daerah mulai tergerus dengan budaya asing. Untuk untuk membendung hal tersebut maka para siswa sejak kecil mulai dikenalkan dengan budaya daerah sehingga mereka akan semakin mencintai budaya sendiri.

Baca: 10.000 Ekor Ternak Babi di Flores Mati Diserang Hog Cholera, Disnak NTT Lakukan Ini

Eman mengatakan kegiatan karnaval tentu tidak sekedar hura-hura tapi juga ajang pengenalan budaya melalui pakaian yang dikenakan oleh para siswa juga ajang sosialisasi karena para siswa dikenalkan dengan siswa dari sekolah lain maupun lingkungan diluar tempat mereka bersekolah.

Eman meminta kepada orangtua siswa agar senantiasa memperkenalkan budaya daerah, tidak hanya pada saat kegiatan karnaval tapi juga di rumah sehingga para siswa semakin mengenal dan mencintai budaya sendiri. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved