PAMI NTT Rekrut Anggota Baru, Ini Cara Yang Mereka Lakukan!
Lahirnya PAMI diharapkan bisa menjadi suatu jalan bagi kaderisasi calon ahli kesehatan masyarakat
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Gordi Donofan
POS-KUPANG. COM|KUPANG -- Pergerakan Anggota Muda Ikatan Alumni Kesehatan Masyarakat Indonesia (PAMI)merupakan organisasi profesi kesehatan masyarakat.
PAMI suatu organisasi yang bergerak di bidang kesehatan dimana PAMI bergerak secara otonom di bawah naungan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI).
PAMI lahir dikarenakan adanya keinginan suatu pergerakan untuk advokasi dari mahasiswa.
Baca: Modusnya Bikin Geram, 5 Fakta Ini Ungkap 2 Bocah Saat Curi Uang ATM Hingga Jutaan Rupiah
Baca: Bisa Ditiru Lho, Gaya Alyssa Soebandono saat Momong Kedua Putranya, Buktinya 11 Potret Ini!
Mahasiswa kesehatan masyarakat merupakan calon dari para ahli kesehatan masyarakat.
Lahirnya PAMI diharapkan bisa menjadi suatu jalan bagi kaderisasi calon ahli kesehatan masyarakat.
"PAMI merupakan wadah pergerakan mahasiswa kesehatan masyarakat yang bersifat pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat dengan berpatron kepada IAKMI, sebagaimana Tridharma Perguruan Tinggi yang memberikan tugas penting bagi mahasiswa untuk masyarakat luas," ungkap Erwin B. W. Mosa, kepada Pos Kupang, disela-sela kegiatan wawancara calon anggota baru, di ruang Psikologi FKM BAAK Lama Undana, Jumat (27/4/2018).
Baca: Aduhhhhh! Mesranya Nikita Mirzani bersama Dipo Latief, Lihat Potretnya No 4 dan 6 Bikin Iri
Baca: Tertera Nama Sang Kakek, Pangeran William dan Kate Middleton Akhirnya Umumkan Nama Anak
Menurut pria yang akrab disapa Erwin ini, keanggotaan PAMI mencakup semua mahasiswa kesehatan masyarakat di Indonesia, karena semua mahasiswa nantinya akan menjadi para ahli di bidangnya masing-masing.

Erwin mengungkapkan, saat ini secara pergerakan aktif PAMI mempunyai kepengurusan di tingkat nasional dan daerah. Dengan terbentuknya PAMI diharapkan para mahasiswa ataupun calon ahli kesehatan masyarakat dapat belajar bagaimana cara mengembangkan keilmuan yang dimiliki agar dapat bermanfaat bagi masyarakat luas khusunya bagi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia.
Erwin menegaskan, calon anggota baru yang mendaftar adalah mahasiswa FKM dan yang telah mendaftar bergabung dalam tahun ini berjumlah 41 orang.
Baca: 22 Tahun Bersama, Andres Iniesta Umumkan Perpisahannya dengan Barcelona, Bikin Haru