Anjing Rabies Serang Warga Kota Maumere, Empat Orang Dicabik Bergilir

Keempat korban gigitan itu yakni Feryanto Simon Saputra (13), Muhamad Resa, Ibu Meri dan Ipo.Feryanto mengalami luka paling mengerikan.

Anjing Rabies   Serang  Warga Kota Maumere,  Empat Orang  Dicabik Bergilir
POS KUPANG/EUGINIUS MO'A
Korban gigitan anjing rabies Feryanto Simon Saputra (13) memperlihatkan luka gigitan anjing rabies di jari tangan kanan, Kamis (26/4/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Euginius Mo’a

POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Seran gan anjing  rabies  secara bergilir menimpa empat  orang hari  Senin  (23/4/2018) sekitar  pukul  09.00  Wota di  wilayah  RT 17/RW 04  Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok,  Kota Maumere  Pulau  Flores, mendatangkan trauma. Melihat lalu lalang anjing di  jalan mendatangkan ketakutan kepada  para korban.

Anjing Rabies
Anjing Rabies (POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO'A)

Kasus  gigitan  terjadi  di dalam wilayah Kota Maumere,  mengirim  pesan kuat kepada seluruh  warga kota ini,  anjing  peliharaan warga di  kota   ini  telah  terserang  virus  rabies.

Baca: Ternyata ini Masalahnya! Daniel Tersulut Emosi Dengar Jawaban Robertus

Baca: Frans Lebu Raya dan Lusia Adinda Dipilih Sebagai Ayah dan Bunda Genre NTT

Ilustrasi
Ilustrasi (Shutterstock)

Keempat  korban   gigitan  itu   yakni   Feryanto Simon  Saputra  (13), Muhamad  Resa, Ibu Meri  dan  Ipo.  Feryanto  mengalami luka  paling mengerikan.

Baca: Sadis! Robertus Dibantai dan Mandi Darah di Dalam Rumah, Depan Mata Istri dan Anak

Baca: BREAKING NEWS: Sehari Terjadi Dua Kasus Pembantaian Di Kabupaten Sikka

ilustrasi anjing rabies
ilustrasi anjing rabies (ist)

“Saya  pulang  main  dari  rumah  teman  mau menuju ke  rumah untuk  sarapan.  Kebetulan kami liburan  karena  murid  kelas  IX UN  (ujian nasional).  Belum sampai di  rumah, anjing betina tiba-tiba  serang saya,” kisah  Feryanto,  kepada pos-kupang.com, Kamis   (26/4/2018)  di Maumere.

“Saya  lawan ini anjing pakai  tangan  kosong. Saya  sampai jatuh,  karena anjing  semakin  ganas menyerang saya.  Kalau  saya tidak  lawan, kondisi  saya  sangat parah,” kisah  Feriyanto. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help