Traveller ini Curhat, Alami Kejadian Mencekam saat Berwisata ke Kodi, Sumba Barat Daya.

Beberapa waktu lalu, seorang traveller menuliskan pengalaman kurang mengenakan ketika berkunjung ke Pulau Sumba.

Traveller ini Curhat, Alami Kejadian Mencekam saat Berwisata ke Kodi, Sumba Barat Daya.
ISTIMEWA
Pulau Sumba 

Hendi juga menyayangkan kejadian tersebut bisa terjadi karena menurutnya Sumba saat ini sedang diminati banyak wisatawan. 

Berikut postingan Hendi. 

"Hari ke 4 di Sumba. setelah seharian menyusuri setiap sudut Sumba barat daya, spot sunset penghantar malam kami berlabuh di pantai Mbawana di Kecamatan Kodi Balagahar, Sumba barat daya.

Pantai yang sangat eksotis, bertebing bolong dan menciptakan pemandangan yang syarat akan takjub! Apa lagi lorong dari tebing nun bolong itu menyusup tajam dari sinar matahari sore. kuning ke oren-orenan! Ini bukan indah lagi sih, tapi sempurna!

Tetapi proses ke sini sangat syarat mahar! saat ini berkunjung kesini harus kalian ganti dengan keadaan yang tidak di harapkan.

Yap, Daerah kodi memang isunya adalah daerah yang sedikit rawan, jadi waktu kesini kami mengalami kejadian yang sedikit mencekam. Beberapa warga di sini datangnya para pelancong menjadi bahan rebutan untuk mencari uang.

Tidak terstuktur, yang di takutkan jika mereka bersiteru akan kena imbasnya kepada kita yang bertandang dan silaturhami ke tempat mereka yang sangat cantik ini.

Sedih sih kenapa harus seperti ini. Tempat mereka sangat cantik, akan lebih cantik lagi bila tamu yang datang di sambut dengan baik dan arif! Apa lagi Sumba itu semakin di minati banyak orang hingga mancannegara. sayang jika ada bule yang datang hanya karena satu tempat ini nila setitik rusak susu sebelangga.

Semoga Pemimpin dan orang yang di muliakan di tempat ini bisa mengambil tindakan cepat dan mencari solusinya." 

Netizen pun memberikan reaksi atas postingan Hendi ini. Beberapa memuji keindahan alam Sumba dalam potret yang diunggah Hendi namun ada beberapa juga yang menyayangkan kejadian tersebut. 

Halaman
123
Penulis: Eflin Rote
Editor: Eflin Rote
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help