Sisi Lain Kuliner Yogyakarta! Rahasia Larisnya Tongseng Anjing. Ternyata Ini Penyebabnya!

Kata ‘sengsu’ berarti ‘tongseng asu’ atau arti harafiahnya dalam Bahasa Indonesia adalah masakan daging anjing yang dimasak seperti rica-rica.

Sisi Lain Kuliner Yogyakarta! Rahasia Larisnya Tongseng Anjing. Ternyata Ini Penyebabnya!

Tapi dalam gurauan khas Yogyakarta, anjing juga sering disebut sebagai ‘wedus balap’ mengacu kepada anjing yang jika sedang lari ‘bisa ngebut seperti motor balap’.

Namun ada juga penjual yang menggunakan nama yang mungkin dimaksudkan lucu dan agar menarik konsumennya, yakni dengan nama ‘sate guguk’ atau malah tongseng ‘scooby doo’.

Sejauh pengamatan penulis menu sengsu di Yogyakarta masih mudah ditemui dan biasanya dijual di warung tenda perempatan jalan, pinggir persawahan berupa bangunan rumah dari anyaman bambu, pinggiran desa yang ditumbuhi pepohonan rimbun, dan tempat ‘remang-remang’ lainnya.

Ciri khas warung penjual sengsu adalah dijual saat petang tiba dan untuk pencahayaan sekaligus ‘penanda’ sebagai penjual sengsu, penjualnya sengaja menggunakan penerangan lampu minyak.

Tujuan penggunaan lampu minyak memang disengaja agar suasana tetap gelap sehingga para konsumen yang sedang makan atau sedang menunggu tidak begitu dikenali wajahnya.

Pasalnya para pembeli sengsu di Yogyakarta rata-rata memiliki mental malu-malu kucing. Mau tapi malu jika dilihat orang lain apalagi orang yang malah sudah dikenalnya.

Satu porsi sengsu dihargai Rp15.000 dan jika ada konsumen yang membeli jumlah banyak, misal lebih dari Rp 100.000 selalu membuat terkejut penjualnya.

‘’Ada orang luar kota yang pesan banyak ya...?’’ tanya penjual sengsu yang penasaran tapi merasa senang itu.

‘’Yaaa ono sedulur Jakarta sing teko...(Yaaa ada saudara dari Jakarta yang datang...)," jawab si pembeli sesuai pengamatan penulis.

Dalam gurauan anak-anak muda di pedesaan Yogyakarta yang kadang-kadang mengeluh karena sulit mendapat pekerjaan formal, mereka malah punya pepatah, lebih baik jualan sengsu karena pasti laris.

Halaman
1234
Editor: Djuwariah Wonga
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved