Pelaku Tabrak Lari Pegawai Honor di Nagekeo Masih Misteri, Polisi Kantongi Saksi Kunci

Kapolsek Aesesa, AKP Ahmad, menghimbau pelaku menyerahkan diri ke polisi, dan bagi masyarakat yang mengetahui informasi segera melaporkan ke polisi.

Pelaku Tabrak Lari Pegawai Honor di Nagekeo Masih Misteri, Polisi Kantongi Saksi Kunci
POS KUPANG/ADIANA AHMAD
Kapolsek Aesesa, AKP Ahmad, S.H. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM|MBAY - Aparat Kepolisian dari Polsek Aesesa, Kabupaten Nagekeo masih memburu pelaku tabrak lari Klara Toyo (43), Tenaga Harian Lepas (THL) di Dinas Perumahan dan Tata Kota ( bukan Dinas Perpustakaan, red) yang ditemukan sakarat di depan Gereja Centrum Danga, Sabtu (21/4/2018).

Ada beberapa orang yang dicurigai namun polisi belum menetapkan sebagai tersangka karena masih membutuhkan bukti-bukti tambahan.

Kapolsek Aesesa, AKP Ahmad, S.H yang dikonfirmasi di Pepita Hotel, Selasa (24/4/2018), mengatakan, saat ini polisi masih mengumpulkan informasi dari masyarakat untuk bisa menangkap pelaku.

Baca: Kepala BTNK Sampaikan Tidak Semua Hiu Dilindungi. Ini Penjelasannya

"Informasi yang kita peroleh masih simpang siur. Kita akan dalami semua informasi yang masuk. Ada beberapa saksi kunci sudah kita kantongi. Tinggal kita panggil, kapan kita butuhkan," demikian Ahmad.

Ahmad menghimbau pelaku menyerahkan diri ke polisi, dan bagi masyarakat yang mengetahui informasi kejadian itu atau sebelum kejadian korban ditemukan sakarat, segera melaporkan ke polisi.

Kerabat korban, Johanes Kantius Nio di Gedung DPRD Nagekeo, Selasa (24/4/2018), meminta aparat kepolisian mengungkap tuntas kasus ini dan disampaikan penyebab kecelakaan yang menimpa korban secara transparan kepada pihak keluarga.

Baca: Peringati Santo Markus, Umat Katolik Paroki Kristus Raja Waiwerang Larantuka Lakukan Hal Ini

Baca: Tak Temukan Proyektil Peluru, Hasil Sementara Olah TKP Tim Labfor Denpasar Mencegangkan

Sebelumnya diberitakan, Klara Toyo (43), Tenaga Harian Lepas (THL) pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Nagekeo ditemukan sakarat dalam got di Jalan Pramuka, depan Gereja Centrum, Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Sabtu (21/4/2018) sekira pukul 04.30 wita.

Klara yang merupakan warga Kolibali, Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo diduga korban tabrak lari.
Korban sempat dilarikan ke RS Aeramo dan dirawat sekitar lima jam di rumah sakit itu sebelum ajal menjemputnya sekitar pukul 09.30 Wita. (*)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help