Penyelidikan Kasus Sopi, Penyidik Polres Mabar Bidik Produsen

Penyelidikan Kasus Sopi akan dikembangkan kepada produsen dan pihak-pihak yang berkaitan dengan peredaran sopi.

Penyelidikan Kasus Sopi, Penyidik Polres Mabar Bidik Produsen
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS
Kapolres Mabar (tengah), saat konferensi pers terkait kasus 1,4 ton sopI di Polres Mabar, Rabu (18/4/2018). 

Laporan POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM|LABUAN BAJO - Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat (Mabar), terus mengembangkan penyelidikan kasus Minuman Keras (Miras).

Saat ini, penyelidikan diarahkan kepada produsen dan pihak-pihak yang berkaitan dengan peredaran sopi 1,4 ton di Nanga Kantor, Kecamatan Macang pacar, Kabupaten Mabar.

Kapolres Mabar AKBP Julisa Kusumowardono, SIK menyampaikan itu dalam konferensi pers pada Hari Rabu (18/4/2018) pagi.

Baca: Hamili Anak di Bawah Umur, Pria Sumba Timur Diancam Hukuman 15 Tahun Penjara

"Ini akan kami kembangkan kepada produsen dan pihak-pihak yang berkaitan dengan peredaran sopi," kata Julisa.

Dari tiga orang yang diamankan oleh polisi dalam kasus itu, satu orangnya sudah ditetapkan sebagai tersangka, berinisial H (35).

Tersangka dikenakan pasal 204 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan, Polres Mabar, menyita miras jenis Sopi di Desa Nanga Kantor Barat, Kecamatan Macang Pacar, Mabar, pada Hari Kamis (12/4/2018).

Sopi yang disita itu sebanyak 1,4 ton dikemas dalam 41 buah jeriken berukuran 35 liter.

Halaman
12
Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help