PosKupang/

ASTAGA! Pelajar SMK di Ruteng Tertangkap Basah Mencuri Celana Jeans di Tali Jemuran

Pelajar SMK ini ditangkap warga sesaat setelah ketahuan mencuri celana Jeans milik Hiro yang sedang dijemur di depan rumahnya.

ASTAGA! Pelajar SMK di Ruteng Tertangkap Basah Mencuri Celana Jeans di Tali Jemuran
POS KUPANG/ARIS NINU
Pelajar SMK yang mencuri pakaian sedang dibawa ke sekolahnya. 

Laporan POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM|RUTENG - Malang benar nasib F (16), pelajar salah satu SMK di Kota Ruteng-Manggarai.

F yang adalah warga Kelurahan Watu, Kecamatan Langke Rembong  ini ditangkap lalu diserahkan kepada Bripka Andi Darma, Bhabinkamtibmas Kelurahan Watu dan Babinsa Kelurahan Watu karena tertangkap basah mencuri satu celana jeans di tali jemuran.

F ditangkap warga sesaat setelah ketahuan mencuri celana Jeans milik Hiro yang sedang dijemur di depan rumahnya, Selasa (17/4/2018) pagi.

Baca: Siswi yang Terlibat Datangi SMA Negeri 7 Kupang, Kejadian Berikutnya Mencengangkan

Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian melalui Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Djihu kepada POS-KUPANG.COM, di Ruteng Selasa (17/4/2018) siang menjelaskan, dari hasil introgasi F mengaku sudah mencuri jemuran sebanyak dua kali.

F mengaku bahwa hasil curian tersebut setelah dipakai sendiri kemudian dijual ketemannya dengan harga Rp 20.000,-

"‪Pelaku sempat diamankan oleh petugas di Kantor Lurah Watu agar warga tidak main hakim sendiri.

Baca: Tak Putuskan Kontrak Proyek Kantor Bupati, DPRD Nilai Pemkab Sikka Tak Berwibawa

Polisi juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga saat ini Polres Manggarai sedang melaksanakan Oprasi Bina Kusuma dengan target kenakalan remaja dan premanisme.

Polisi berterima kasih kepada warga Kelurahan Watu karena tidak melakukan main hakim sendiri.

Baca: Dekan FK Undana Kupang Alami Hal Istimewa Saat Pelantikan 28 Dokter Baru

‪Selanjutnya tindakan kepada pelaku adalah karena masih di bawah umur dan masih berstatus Pelajar, petugas kemudian mengantar pelaku ke sekolah untuk di bina karna orang tua pelaku tdk dapat di hubungi lewat HP,"ujar Daniel. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Frederikus Riyanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help