Polisi Kawal APMS Rayuan dan Lamahora

sebelumnya jatah BBM dipangkas 10 ton dari 20 kiloliter yang dialokasikan setiap hari untuk Lembata, saat ini volume BBM tersebut telah pulih

Polisi Kawal APMS Rayuan dan Lamahora
pos kupang.com,. frans krowin
Satlantas Polres Lembata saat mengatur lalulintas (lalin) kendaraan di APMS Lamahora, Lewoleba, Selasa (17/4/2018).

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA - Sejak Senin (16/4/2018) hingga Selasa (17/4/2018), aparat Polres Lembata mengawal aktivitas pada dua tempat pengisian bahan bakar minyak (BBM) di Lewoleba.

Dua lokasi tersebut, yakni APMS (agen premium minyak solar) di Rayuan, Kelurahan Lewoleba Utara dan APMS di Lamahora, Kelurahan Lewoleba Timur.

Selama ini, dua APMS tersebut ramai oleh banyaknya antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM, khususnya premium. Sebelumnya premium merupakan barang langka di Lembata. Namun dalam dua minggu terakhir, kelangkaan premium tersebut telah berhasil diatasi.

Jika sebelumnya jatah BBM dipangkas 10 ton dari 20 kiloliter yang dialokasikan setiap hari untuk Lembata, saat ini volume BBM tersebut telah pulih. Jatah 20 ton telah full untuk daerah itu.

Hanya saja, meski volume BBM telah didistribusi sesuai jatah yang dialokasikan pertamina, namun antrean kendaraan masih panjang pada dua AMPS tersebut. Faktor itulah yang mendorong aparat Polres Lembata untuk mengawal dua APMS tersebut.

Kasat Lantas Polres Lembata, AKP Amrin, mengatakan, pengawalan pada APMS itu dilakukan sejak APMS dibuka untuk melayani para sopir dan pengendara sepeda motor hingga APMS itu ditutup sesuai pola kerja APMS tersebut.

"Kami mengawal APMS ini untuk menertibkan kendaraan yang hendak mengisi BBM. Kami hanya mengawal kendaraan yang mengisi bensin, sedangkan solar tidak," ujar Amrin ketika ditemui Pos Kupang di APMS Lamahora, Selasa (17/4/2018) siang.

Pengawalan pengisian BBM itu, lanjut dia, dilakukan sejak Senin (16/4/2018) dan akan berlangsung hingga batas waktu yang tidak ditentukan. "Kami akan terus mengawal pengisian BBM ini tanpa batas waktu. Ya, setidaknya hingga kondisi normal," ujarnya. (*)

Baca: Kepsek SMA Negeri 7 Sebut Persoalan Sudah Selesai

Tags
Lembata
Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help