Kades Mahal Siapkan Lahan dan Dana Tanam Cabai

untuk menanam bawang merah, kami sudah siapkan lahan seluas 2 hektare. Lahan ini mungkin terlalu kecil untuk benih yang punya prospek itu

Kades Mahal Siapkan Lahan dan Dana Tanam Cabai
pos kupang.com, frans krowin
Kades Mahal, Lukman Laba

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA - Kepala Desa (Kades) Mahal, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Lukman Laba, menyiapkan lahan seluas dua hektare untuk ditanami benih bawang merah. Sedangkan lahan untuk benih cabai seluas 1 hektare.

Kades Lukman mengatakan hal tersebut, ketika ditemui Pos Kupang.Com di Hotel Palm Indah, Lewoleba, Selasa (17/4/2018). Saat itu Lukman bersama kepala desa lainnya mengikuti pertemuan dengan Bupati dan Wakil Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur dan Thomas Ola Langoday.

"Jadi untuk menanam bawang merah, kami sudah siapkan lahan seluas 2 hektare. Lahan ini mungkin terlalu kecil untuk benih yang punya prospek itu. Tapi luasan lahan ini hanya sebagai contoh untuk pengembangan tanaman tersebut," ujarnya.

Menurut dia, kendati lahan bawang merah itu tak terlalu luas arealnya, namun yang sedang ia dorong sekarang ini, adalah masyarakat mengembangkan tanaman tersebut pada lahan milik masing-masing.

"Penanaman bawang merah ini merupakan hal baru bagi masyarakat. Makanya pada tahap pertama ini kami siapkan 2 hektare dulu, tapi dengan catatan, masyarakat didorong untuk menanam benih itu pada lahan masing-masing. Itu yang paling penting," ujarnya. (*)

Menurut Kades Lukman, selain bawang merah, pihaknya juga telah menyiapkan lahan satu hektare untuk ditanami benih cabai. Untuk dua jenis tanaman perdagangan tersebut ia bersama masyarakat telah siap untuk menyukseskannya.

"Ini program pemerintah dan itu sangat cocok untuk masyarakat. Karena itu saya bersama seluruh masyarakat Desa Mahal siap melakukan sesuai apa yang telah direncanakan. Pada tahap awal ini, kami tanam dulu bawang merah dua hektere dan lombok (cabai) satu hektar," ujarnya.

Sambil menanami benih bawang merah dan cabai pada lahan percontohan di desa itu, pihaknya akan mendorong masyarakat mengembangkannya pada kebun masing-masing. Kalau ini berhasil maka Desa Mahal akan menjadi salah satu desa produsen bawang merah di Lembata, khususnya di Kedang.

Untuk budidaya dua jenis tanaman tersebut, katanya, Pemerintah Desa Mahal telah mengalokasikan dana Rp 60 juta lebih. Dana itu disiapkan untuk membudidayakan bawang merah dan cabai. (*)

Baca: Ini Reaksi Siswa TK Negeri Pembina Sumba Timur Saat Diperkenalkan Alut Sista

Tags
Lembata
Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved