Derita Rara Holi, Janda Sebatang Kara asal Sumba Barat Akibat NIK Ganda

Beberapa waktu lalu, Janda Sebatang kara Rara Holi ini mengalami kesulitan melunasi biaya perawatan di rumah sakit Lende Moripa.

Derita Rara Holi, Janda Sebatang Kara asal Sumba Barat Akibat NIK Ganda
POS KUPANG/PETRUS PITER
Kepala BPJS Kabupaten Sumba Barat, Eka Pristiwati Surya Ningrum. 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK - 332 warga Kabupaten Sumba Barat dicoret namanya sebagai peserta BPJS Kesehatan oleh melalui keputusan Menteri Kesehatan RI nomor 126 tahun 2017 tanggal 30 Oktober 2017.

Penonaktifan 332 peserta BPJS termasuk Rara Holi, salah seorang janda yang hidup sebatang karang di Desa Praibakul, Kecamatan Wanokaka.

Beberapa waktu lalu, Janda Rara Holi ini mengalami kesulitan melunasi biaya perawatan di rumah sakit Lende Moripa.

Kesulitan tersebut lebih disebabkan karena memiliki nomor induk kependudukan (NIK) ganda sesuai hasil temuan BPK RI.

Baca: Komisi V DPRD Riau Kunjungi Dinas Pariwisata NTT, Ini yang Dibahas

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, Eka Pristiwati Surya Ningrum didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumba Barat, Imanuel M.Ani menyampaikan hal itu di ruang kerja Kadis Sosial Sumba Barat, Rabu (17/4/2018).

Menurutnya, Kementerian Kesehatan RI tidak ingin dana BPJS Kesehatan disalahgunakan sehingga peserta yang memiliki NIK ganda langsung dicoret oleh kementerian kesehatan RI.

Secara teknis, BPJS Kabupaten Sumba Barat hanya menjalankan keputusan kementerian kesehatan RI.

Secara keseluruan peserta BPJS JKN (APBN) Kabupaten Sumba Barat tahun 2018 sebanyak 87.568 jiwa.

Halaman
12
Penulis: Petrus Piter
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help