Bule Ini Mabuk Lalu Pengen Intim, Istri Ditendang Hingga Tewas
Seorang pria asal Inggris ditangkap di Thailand setelah menendang istrinya hingga tewas karena menolak ajakan untuk berhubungan seks.
POS-KUPANG.COM|BANGKOK-- Seorang pria asal Inggris ditangkap di Thailand setelah menendang istrinya hingga tewas karena menolak ajakan untuk berhubungan seks.
Kevina Smitham (51) dikabarkan tinggal bersama istrinya Kanda (29) dan kedua orangtuanya di Ubon Ratchathani saat menghabiskan waktu libur tahun baru setempat ketika insiden ini terjadi pada Minggu (15/4/2018) malam.
Baca: Mulan Jameela Tak Berhenti Menangis Saat Sidang, Begini Cerita Suaminya Ahmad Dhani
Smitham yang sedang mabuk dikabarkan marah dan cemburu karena menduga istrinya berselingkuh saat menolak ajakannya untuk berhubungan seks.

Menurut laporan polisi, Smitham kemudian menendang istrinya hingga tewas lalu menutupi jenazah Kanda dengan selimut sebelum dia pergi tidur.
Jenazah Kanda kemudian ditemukan para tetangga di pagi hari dan langsung melaporkan hal tersebut ke polisi.
Polisi yang tiba di tempat kejadian menemukan jenazah Kanda tergeletak di lantai di depan kediaman keluarganya pada pukul 06.30 waktu setempat.

Polisi menambahkan, mereka menemukan Smitham berdiri di samping rumah itu dan dia mengaku menendang Kanda berulang kali hingga perempuan itu tewas.
Wakil kepala kepolisian distrik Det Udom, Inspektur Jenderal Watcharapol Pimwong mengatakan, petugas langsung menangkap Smitham dan pria itu kini ditahan.
"Dia mengaku menendang wajah dan tubuh istrinya berulang kali," kata Watcharapol.
"Korban sempat berlari sebelum jatuh di depan kediamannya. Pelaku kemudian meninggalkan istrinya begitu saya dan hanya menutupi tubuhnya dengan selimut lalu pergi tidur," lanjut Watcharapol.
Baca: Jangan Hanya Kenal Vladimir Putin, Ini 10 Fakta Tentang Rusia Negara Beruang Merah
Baca: Dapatkan Obrolan Suami Via WA dengan Wanita Lain, Angel Lelga Tak Tahan Lagi Lalu Lakukan Ini
Media Thailand mengabarkan, pasangan Kevin dan Kanda tinggal di Pattaya dan sudah memiliki dua orang anak.
Mereka sedang berkunjung ke keluarga Kanda di Isan, wilayah timur laut Thailand untuk merayakan tahun baru Songkran.