WOW, Ternyata 818 Warga Kecamatan Ende Tengah Belum Punya KTP

warga di Kecamatan Ende Tengah yang hendak urus E-KTP diharapkan bisa memotret di wilayah lain yang servernya dalam kondisi baik

POS KUPANG.COM, ENDE - Sebanyak 818 warga di wilayah Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende belum memiliki KTP elektronik (E-KTP) yang terdiri dari Kelurahan Potulando sebanyak 24 orang dan Kelurahan Kelimutu sebanyak 113 orang dan Kelurahan Onekore sebanyak 354 orang serta Kelurahan Paupire sebanyak 207 orang.

Camat Ende Tengah, Eman Taji mengatakan hal itu kepada Pos Kupang, Senin (16/4/2018) ketika dikonfirmasi mengenai jumlah warga di Kecamatan Ende Tengah yang telah mengantongi
E-KTP.

Camat Eman mengatakan bahwa terkait dengan E-KTP sebenarnya beberapa waktu lalu di Kantor Camat Ende Tengah dilakukan proses pemetoretan oleh pegawai di kantor camat tersebut namun demikian saat ini tidak lagi dilakukan karena adanya kerusakan pada server computer yang ada di kantor tersebut.

Untuk itu bagi warga di Kecamatan Ende Tengah yang hendak mengurus E-KTP maka diharapkan bisa mengurusnya atau memotret di wilayah lain yang kondisi servernya dalam keadaan baik seperti di Kecamatan Ende Timur atau langsung di Kantor Dispenduk Kabupaten Ende.

Pantauan Pos Kupang sejak pekan lalu hingga, Senin (16/4/2018) tampak ratusan Warga Kabupaten Ende tampak membuldak di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk) Kabupaten Ende. Pantuan Pos Kupang kedatangan warga bahkan ketika para pegawai di kantor tersebut sedang menggelar apel pagi sekitar pukul 07.00 Wita.

Informasi yang dikumpulkan Pos Kupang menyebutkan bahwa membuludaknya warga masyarakat Kabupaten Ende di Kantor Dispenduk Kabupaten Ende karena warga hendak mengurus E-KTP untuk keperluan test masuk kepolisian juga untuk kepentingan politik karena mengingat sebentar lagi Kabupaten Ende akan menggelar Pilkada karena ketentuan dalam Pilkada hanya warga yang memiliki E-KTP bisa mencoblos.

Beberapa warga yang ditemui Pos Kupang di Kantor Dispenduk Kabupaten Ende, mengatakan bahwa mereka mengurus E-KTP karena untuk keperluan administrasi guna test masuk polisi.

"Iya pak saya urus KTP karena hendak ikut test masuk polisi,"kata Nova Suge, warga Kota Ende yang ditemui di Kantor Dispenduk Kabupaten Ende.

Nova mengatakan bahwa dia dan kawannya berniat masuk menjadi anggota polisi dalam hal ini Polwan maka salah satu syarat administrasi adalah memiliki E-KTP namun karena belum memiliki E-KTP maka dia mengurusnya. (*)

Baca: Oknum Pencuri 1.500 Lembar Baju di Toko Alimudin Sudah Ditangkap Polisi, Ini Ancaman Hukumannya

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help