PosKupang/

Wakil Bupati Lembata Tegur Oknum Kepala Dinas, Ini Penyebanya

Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday, menegur oknum kepala dinas (kadis), terutama yang terlambat hadir dalam rapat lengkap pamong praja

Wakil Bupati Lembata Tegur Oknum Kepala Dinas, Ini Penyebanya
POS-KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Suasana rapat pamong praja di Hotel Palm Indah Lewoleba, Senin (16/4/2017).

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday, menegur oknum kepala dinas (kadis), terutama yang terlambat hadir dalam rapat lengkap pamong praja di Hotel Palm Indah, Lewoleba.

"Para pejabat yang terlambat hadir dalam pertemuan ini, besok (maksudnya, Selasa 17/4/2018, Red) harus menghadap saya di kantor. Saya tidak suka pejabat yang sering terlambat sehingga harus ditunggu dan selalu ditunggu," kata Wabup Thomas Langoday, saat mengecek kehadiran para pejabat terutama para kepala dinas dan para camat, dalam pertemuan bersama seluruh pamong praja di Hotel Palm Indah, Lewoleba, Senin (16/4/2018).

Baca: YUK Jadi Agen BRILink, Ada Tambahan Penghasilan Lho

Saat mengecek kehadiran para pejabat itu, ia menanyakan terlebih dahulu pejabat yang mewakili Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perhubungan Kabupaten Lembata. Lantaran pejabat tersebut belum hadir, Thomas langsung mengingatkan agar pejabat bersangkutan segera menghadapnya besok pagi.

Baca: Aliansi Peduli Kemanusiaan TTS Goyang Pagar Polres TTS, Ini Penyebabnya

Berikutnya, Wabup Thomas mengecek kehadiran Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lembata, Mahmud Rempe dan pejabat lainnya. Mahmud Rempe juga terlambat datang, sehingga yang bersangkutan diminta menemui Wabup Thomas, Selasa (17/4/2018).

Setelah mengecek kehadiran para pejabat tersebut, Wabup Thomas lantas mengecek lagi kehadiran para camat serta para kepala desa dari kecamatan masing-masing.

Baca: Kadis Dukcapil TTS Akui Sulit Penuhi Keinginan Presiden Buat e-KTP Satu Jam, Ini Alasannya

"Para camat silahkan melaporkan kehadiran para kepala desa dari wilayah masing-masing. Saya harap para pejabat harus menghilangkan kebiasaan terlambat hadir dalam setiap kegiatan, apalagi dalam pertemuan seperti ini," ujarnya.

Menurut Wabup Thomas, jikalau para pejabat biasa terlambat, maka hal itu akan mengakibatkan pihak lain terpaksa menunggu berlama-lama dalam melangsungkan kegiatan yang telah dijadwalkan atau direncanakan sebelumnya.

Ia berharap para pihak menyadari itu. Ia juga meminta agar ke depan semua pegawai negeri sipil, terlebih para pejabat, harus lebih disiplin waktu. Kalau sudah terbiasa dengan ini, maka akan memudahkan banyak hal dalam memajukan masyarakat dan daerah ini. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis_Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help