Ini Dua Oknum Pelaku Pencuri Gitar Gereja se Nilai Rp 16 Juta

ada dua orang pelakunya dan sudah kami tangkap. Kami juga menyita dua buah gitar yang harganya diperkirakan Rp 16 juta, yaitu gitar elektrik,

Ini Dua Oknum Pelaku Pencuri Gitar Gereja se Nilai Rp 16 Juta
pos kupang.com, aris ninu
-Suasana penjelasan pers di Markas Polres Mabar, Senin (16/4/2018).

Laporan wartawan poskupang.com, Servatinus Mammilianus

POS KUPANG.COM, LABUAN BAJO | Pencuri gitar milik Gereja Pentekosta di Labuan Bajo ternyata dilakukan oleh dua orang dengan cara membongkar gembok pintu gereja menggunakan oben. Gitar yang mereka curi itu bernilai Rp 16 juta.

Demikian salah satu kasus yang disampaikan oleh Kapolres Mabar AKBP Julisa Kusumowardono, S.IK, saat jumpa pers dalam kegiatan press release Polres Mabar, Senin (16/4/2018) di Labuan Bajo. Saat itu Kapores didampingi oleh Kasat Reskrim IPTU Dewa Ditya, S.IK dan Kabag Ops AKP Efferhad R. Ludony.

"Pelakunya berinisial SD tetapi aksinya itu atas kerja sama, ada dua orang pelakunya dan sudah kami tangkap. Kami juga menyita dua buah gitar yang harganya diperkirakan Rp 16 juta, yaitu gitar elektrik," kata Julisa.

Selain itu, pihaknya juga menyita sepeda motor Honda Supra berwarna hitam dan pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Pelaku dikenakan pasal 363 ayat satu ketiga KUHP, subsider pasal 363 ayat satu kelima KUHP, subsider pasal 362 dengan ancaman penjara maksimal tujuh tahun," kata Julisa.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pencurian lain yang disampaikan oleh Kapolres saat itu, yakni tentang pencurian baju kaus sebanyak 1.500 lembar.

Pencuri yang menggasak 1.500 lembar baju kaus itu terjadi di Toko Alimudin di Kampung Tengah Labuan Bajo, 21 Februari 2018 lalu. Pelakunya diancam dengan hukuman penjara selama 7 tahun.

Pihak kepolisian di Polres Manggarai Barat (Mabar), sudah membekuk pelaku dan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun saat ditangkap, barang bukti berupa baju tersebut hanya sisa 305 lembar, sedangkan sisanya sudah dijual.

"Pelaku berinisial YYB, kami memang tidak memberi tahukan nama karena ini berkaitan dengan perlindungan terhadap tersangka. Kami berharap masyarakat lebih waspada kepada siapapun juga dan mengamankan property atau barang-barang yang dimiliki. Kalau ada yang dicurigai, tetap hati-hati dan silahkan menyampaikan ke kami," kata Julisa.

Disampaikannya bahwa aksi pelaku yang berusia 45 tahun itu dijalankannya sendiri pada malam hari. "Pelaku ini sendiri dan melakukan pencurian di malam hari. Dia dikenakan pasal 363 ayat satu ketiga dengan pemberatan, ancaman penjara tujuh tahun," kata Julisa.

Kapolres menambahkan, kasus tersebut sudah pelimpahan tahap satu dan sedang persiapan tahap dua ke kejaksaan negeri Labuan Bajo untuk diproses hukum tahap selanjutnya ke pengadilan.

Pada hari itu, Polres Mabar menghadirkan secara langsung para tersangka dalam kegiatan press release tersebut, antara lain tersangka kasus pembunuhan, kasus penganiayaan, kasus pengeboman ikan, kasus pencurian dan kasus pemerkosaan.(*)

Baca: Perwakilan Kementrian Pertahanan Gelar Pareda Cinta Tanah Air, Ini Pesertanya

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved