Perkelahian Siswi SMA Negeri 7 Kupang

Dewan Prihatin Viral Perkelahian Siswi SMAN 7 Kupang. Ini yang Dituntut Para Wakil Rakyat Tersebut.

Perlu hidupkan pendidikan bimbingan konseling. Selain itu, perlu evaluasi pendidikan karakter di sekolah itu.

Dewan Prihatin Viral Perkelahian Siswi SMAN 7 Kupang. Ini yang Dituntut Para Wakil Rakyat Tersebut.
ILUSTRASI
Perkelahian antar siswi

Lebih lanjut dikatakan, wali kelas tentu berperan penting dalam memproteksi siswa yang ada di kelasnya. "Paling tidak informasi mengenai keberadaan, tingkah laku dan sikap anak itu sudah diketahui para guru," ujarnya.

Baca: Pria yang Beli Keperawanan Siswi SMA Seharga Rp 1,5 Juta Masih Berstatus Mahasiswa

Baca: WOW! Kepala Desa Mesum dengan Mahasiswi

Dia menyoroti pembinaan karakter anak di tingkat sekolah dasar yang perlu digencar agar kelak anak yang melanjutkan sekolah sudah tertanam soal nilai-nilai karakter.

"Kita tahu bahwa di sekolah ,siswa hanya sekitar enam jam dalam pengawasan sekolah. Karena itu, orang tua juga berperan dalam mengatasi kondisi ini," ujarnya.

Sedang, Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Yunus Takandewa mengakui, perkelahian antarsiswa di sekolah sekarang ini menjadi tren, karena itu sekolah harus melakukan pembinaan-pembinaan.

"Perlu pembinaan khusus bagi siswa di sekolah. Misalnya ada keghatan Osis dan eksta kurikuler lainnya agar siswa bisa menyalurkan minat dan bakat mereka," kata Yunus.

Baca: Ditinggal Mati Ibu dan Ayah Sering Lakukan Hal ini, Siswi SMP di Sulawesi Minta Dinikahi Pacarnya

Dikatakan, dengan banyaknya kegiatan atau aktivitas siswa selain belajar, maka siswa tidak memikirkan hal-hal negatif lainnya, termasuk pertikaian.

Sedangkan, terhadap Dinas Pendidikan, ia mengakui, harus ada pembinanan khusus terutama bagi sekolah-sekolah yang berpotensi ada kasus perkelahian. "Pembinaan ini harus ditempuh sehingga anak-anak kita bisa bersekolah dengan baik," ujarnya.

Anggota Komisi V DPRD NTT, Winston Rondo mengatakan, kasus itu tidak boleh dibiarkan karena akan menjadi masalah berkepanjangan. "Ini akan jadi sebuah presenden buruk bagi dunia pendidikan di NTT. Sikap kita di dewan tegas,bahwa sinas dan sekolah harus ambil sikap untuk langkah pencegahan supaya tidak terulang," kata Winston. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Imam Hidayat
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help