Bupati Titu Eki Serukan Perangi Human Trafficking, Lakukan dengan Cara Ini

Bupati Kupang, Dr. Ayub Titu Eki, menyerukan kepada semua elemen di wilayah itu untuk memerangi kasus human trafficking.

Bupati Titu Eki Serukan Perangi Human Trafficking, Lakukan dengan Cara Ini
pos kupang/enol amaraya
Bupati Kupang, Ayub Titu Eki

Laporan wartawan Pos-Kupang.Com, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Bupati Kupang, Dr. Ayub Titu Eki, menyerukan kepada semua elemen di wilayah itu untuk memerangi kasus human trafficking. Manfaatkan potensi lokal yang ada untuk dikembangkan menjadi sesuatu yang berdampak bagi kemajuan daerah/desa dimana kita berada.

Titu Eki menyebut dengan menabur gula di daerah sendiri merupakan salah satu cara mengatasi persoalan human traficking. Persoalan kemiskinan masih menjadi faktor utama yang membuat orang menjadi buruh migran dan keluar dari daerahnya sehingga konsep memajukan daerah/desa dimana kita berada merupakan cara terbaik untuk mengatasinya.

Baca: Ini yang Diminta Kapolres Manggarai Barat Saat Merilis Kasus Kriminal yang Sedang Ditangani

Kasubag Publikasi dan Dokumentasi Humas Setda Kabupaten Kupang, Benidiktus Selan, S.I.Kom, M.Si, kepada Pos-Kupang.com, Senin (16/4/2018), menyebutkan, Bupati Kupang, Ayub Titu Eki, saat membuka dengan resmi seminar dan kampanye Human Traficking yang diadakan oleh Karang Taruna Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat dan Koalisi Peduli Buruh Migran NTT, pekan lalu mengatakan, Kabupaten Kupang memiliki potensi lahan pertanian yang sangat baik sehingga jika dikerjakan dengan baik akan memberikan hasil yang sangat menguntungkan masyarakat.

Baca: Gara-gara Tak Berikan Uang Rp 10.000 Saat Dipalak, Lelaki Ini Dipukul Pakai Palu

Pengembangan potensi pertanian juga terus digalakkan melalui program-program di antaranya lewat gerakan Tanam Paksa, Paksa Tanam dan dikembangan menjadi program Taman Eden yang diharapkan dapat memacu masyarakat untuk berkerja keras dan membangun desa sesuai dengan potensi yang hasilnya akan memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca: Begini Kronologi Terkuaknya Kasus Persetubuhan Anak Dibawah Umur di Sikka

Meski mengaku belum sepenuhnya berjalan, tapi dampak gerakan Program Taman Eden sudah di rasakan oleh masyarakat dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Dia mengimbau para pemuda bergadengan tangan membangun desanya baik melalui pengembangan potensi pertanian, peternakan, pariwisata dan sebagainya sehingga memacu ekonomi di desa. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help