PosKupang/

Andre Parera Sebut Lembata Masuk Kategori 3T, Ini Maksudnya

Kabupaten Lembata di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), merupakan salah satu daerah di Indonesia yang masuk dalam kategori tiga T

Andre Parera Sebut Lembata Masuk Kategori 3T, Ini Maksudnya
POS-KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Anggota DPR RI, Andre Hugo Parera (kedua dari kiri) saat berada di Lembata, Sabtu (14/4/2018). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Sampai saat ini Kabupaten Lembata di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), merupakan salah satu daerah di Indonesia yang masuk dalam kategori tiga T, yakni Termiskin, Tertinggal dan Terbelakang.

Selain Lembata, ada dua kabupaten lagi yang juga mengemban predikat tersebut. Dua kabupaten itu, yakni Flores Timur (Flotim) dan Kabupaten Alor.

Baca: Bupati Sunur Jalin Kerja Sama dengan Walikota Surabaya, Ini yang Mereka Lakukan

"Tapi kalau kita mau jujur, sesungguhnya hampir semua kabupaten di NTT yang masuk dalam kategori ini," ujar anggota DPR RI, Andre Hugo Parera di Lewoleba, Kabupaten Lembata, Sabtu (14/4/2018).

Andre datang ke Lewoleba untuk satu kegiatan akbar, yakni Sosialisasi Pembangunan BTS (Based Transcivier System) dan Akses Internet di Kabupaten Lembata Tahun 2018. Kegiatan tersebut atas prakarsa Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia (RI).

Baca: Bupati Sunur Surati KPK, Apa Isinya?

Sosialisasi itu berlangsung di Aula Kantor Bupati Lembata, dihadiri para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat dan para kepala desa se-Kabupaten Lembata.

Saat memberikan sambutannya, Andre mengatakan, dalam suatu pertemuan di Jakarta, Menteri Kominfo menyampaikan bahwa untuk menyatukan komunikasi anak bangsa di Nusantara Indonesia, Kominfo membangun BTS-BTS di berbagai tempat di negara ini.

Baca: Soal Pembangunan BTS, Bupati Sunur Minta Masyarakat Harus Bersyukur, Ini Alasannya

Pembangunan BTS tersebut, katanya, berpijak pada realitas dimana sampai saat ini, komunikasi antar anak bangsa di Tanah Air, belum menembus sampai ke pelosok-pelosok desa. Ini terjadi karena signal telekomunikasi belum menjangkau seluruh tempat.

Menyikapi percakapan tersebut, lanjut dia, pihaknya lantas memberikan salah satu contoh tentang buruknya komunikasi seluler yang terjadi di tiga kabupaten di NTT, yakni Lembata, Flores Timur dan Alor.

Baca: Raffi tak Mampu Membendung Air Mata Saat Izinkan Syahnaz Menikah

Atas contoh itulah, ungkap Andre, Kemenkoninfo lantas menyetujui permintaannya untuk segera dibangun BTS pada tiga kabupaten di NTT, terlebih di Lembata. "Makanya sekarang dilakukan sosialisasi ini," ujarnya.

Menurut dia, Lembata memang masuk kategori 3 T, karena sampai saat ini, keberadaannya masih tertinggal, masyarakatnya termiskin dan daerahnya terbelakang. Meski demikian, pihaknya optimis melalui program, perlahan-lahan predikat itu bisa diatasi. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis_Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help