Bimbingan Teknis Selesai Digelar

Operator dan Korprov Liga Pelajar U-16 2018 Siap Sukseskan

Liga Pelajar U-16 harus membuka kesempatan seluas-luasnya buat pelajar di Tanah Air untuk menunjukkan bakatnya.

Operator dan Korprov Liga Pelajar U-16 2018 Siap Sukseskan
pk/eko
Peserta bimtek liga pelajar pose bersama 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Liga Sepakbola Berjenjang Piala Menpora 2018 selesai diselenggarakan. Kegiatan ini berlangsung sejak Rabu 11 April 2018 sampai Jumat 13 April 2018 siang.

Masing-masing operator kompetisi di Liga Pelajar U-12, U-14, U-16, U-18, dan U-21, memimpin bimtek yang berlangsung di Hotel Nam Kemayoran, Jakarta, itu. Selain itu juga ada materi laporan keuangan yang disampaikan perwakilan BPK RI.

Manajemen Kompetisi selaku operator Liga Pelajar U-16 Piala Menpora 2018, membeberkan konsep kompetisi tahun ini, kemudian juga strategi media, dan tidak lupa penjelasan mengenai regulasi dan kode disiplin.

M. Kusnaeni alias Bung Kus selaku Direktur Manajemen Kompetisi menjelaskan mengenai konsep dan target dari pelaksanaan Liga Pelajar U-16 Piala Menpora 2018. Dalam arahannya Bung Kus mengajak para koordinator provinsi (Korprov) untuk bekerja keras dalam menyelenggarakan kompetisi ini. Mulai penyisihan tingkat kabupaten/kota atau region sampai provinsi.

"Rangkul semua SSB, Akademi, Sekolah, bahkan termasuk pelajar yang mengikuti pendidikan non-formal. Liga Pelajar U-16 harus membuka kesempatan seluas-luasnya buat pelajar di Tanah Air untuk menunjukkan bakatnya," kata Bung Kus.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Manajemen Kompetisi menargetkan ada 1.800 tim peserta di seluruh Indonesia. Target itu naik sekitar 300-an dari jumlah tim peserta dalam dua tahun terakhir penyelenggaraan.

Dalam sesi penutupan, Asdep Olahraga Pendidikan Kemenpora Alman Hudri turut memberi pesan kepada korprov. Asdep Alman Hudri menyampaikan apa yang menjadi harapan besar Menpora RI Imam Nahrawi dalam penyelenggaraan Liga Pelajar U-16 2018.

"Menpora berharap besar terhadap kemajuan sepak bola di negeri ini. Kenapa? Karena Pak Menteri ingin membuktikan tatanan sepak bola itu bisa dijalan," kata Alman Hudri.

"Saya sampaikan pula Bapak Presiden RI Joko Widodo mendukung sepenuhnya kompetisi ini. Jadi Kemenpora selaku pelaksana menjadi tertantang untuk menjawab dukungan tersebut," Alman Hudri, menambahkan.

Menurut Asdep Alman Hudri ke depan pihaknya ingin berbicara mengenai kompetisi usia muda berdasarkan data. Dengan berdasarkan data, maka Kemenpora bisa mengejak Bappenas dan Kementerian Keuangan untuk menambah dukungan dana demi berputarnya kompetisi Liga Pelajar Piala Menpora secara massif.

"Dari data kalau bisa punya sampai 100 ribu pemin muda, insya Allah akan ada dukungan dana dan tentunya juga didukung sponsor," tutur Alman Hudri.

Oleh karena itu Kemenpora melalui Asdep Ordik mengucapkan terima kasih kepada korprov yang hadir mengikuti bimtek Liga Pelajar di Jakarta.

"Semoga upaya dan kerja keras bapak-ibu korprov sekalian bisa diganti dengan rezeki yang lebih banyak. Sebab, kami dari Kemenpora tidak bisa banyak membantu karena keterbatasan anggaran. Tapi percayalah Kemenpora dan Bapak Menpora sangat fokus dalam menggelar Liga Sepak Bola Berjenjang ini," ujar Alman Hudri.*

Penulis: Sipri Seko
Editor: Sipri Seko
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help