PosKupang/

Uang Tidak Ada, ASN Enggan Berbelanja di Pasar

sudah mendapatkan keluhan para pedagang, namun lembaga DPRD Flotim tetap akan mengecek langsung keadaan tersebut

Uang Tidak Ada, ASN Enggan Berbelanja di Pasar
pos kupang.com, feliks janggu
Pasar Inpres Larantuka tampak sepi Rabu (11/4/2018).

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA- Para aparatur sipil negara atau ASN lingkup Setda Flotim mengakui bulan-bulan terakhir ada perubahan besar dalam keuangan rumah tangga mereka.

"Untuk beli aqua saja sulit, kami harus isi air dari rumah bawa ke kantor. Untuk berbelanja di pasar itu kita pikir-pikir dulu uang cukup atau tidak," cerita beberapa PNS Rabu (11/4/2018).

"Saya sudah tidak bisa pergi beli ikan di pasar lagi. Petik saja daun merungge di rumah kasih makan suami dan anak. Gaji hanya cukup untuk kuliah anak," cerita ASN lainnya.

"Sekarang sudah tidak bisa makan bakso lagi. Kita pegang uang tunggu terima gaji baru bisa pegang uang," ujarnya lagi.

Dengan raut muka takut, ASN lain menceritakan ASN tidak ada uang karena tidak ada lagi perjalanan dinas seperti tahun-tahun sebelumnya.  Sambil bercerita, para PNS menolak menyebutkan nama mereka dalam pemberitaan.

Pemandangan yang unik terpantau Pos Kupang di sekretariat DPRD Flotim Selasa (10/4/2018).

Beberapa anggota DPRD Flotim termasuk Ketua DPRD Flotim Yoseph Sani Bethan berdiskusi di ruangan sidang membahas situasi yang ada sekarang.

Nani Bethan mengungkapkan sudah mendapatkan keluhan para pedagang, namun lembaga DPRD Flotim tetap akan mengecek langsung keadaan tersebut.

Ketika Nani Bethan memanggil staf Setwan untuk keperluan meminta bantuan mengambil air minum, tak satu pun staf setwan ada.

"Mereka semua lesu, tidak ada uang lembur sehingga mereka pulang tepat waktu," celetuk beberapa anggota DPRD Flotim.

Bupati Flotim Antonius Hubertus Gege Hadjon memang telah melakukan penghematan dengan memangkas perjalanan dinas, bahkan untuk para kepala OPD sekali pun.

Begitu juga uang lembur dipangkas dan bupati meminta ASN mengefektifkan waktu yang ada untuk bekerja dan tidak ada lembur berbayar. Bupati Anton ingin para ASN bekerja dengan mengefektifkan jam kerja yang ada sehingga lembur berbayar tidak ada. (*)

Baca: Ini yang Dipertajam dalam Pembahasan Kerja Sama Tiga Negara

Penulis: Felix Janggu
Editor: Ferry_Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help