Maria Belum Sempat Berdoa, Api Sudah Hanguskan Rumah

Korek api di tangannya dinyalakan hendak membakar lilin. Namun, lilin tak jadi dinyalakan dan korek api yang diduga masih menyala dibuangnya.

Maria Belum Sempat Berdoa, Api Sudah Hanguskan Rumah
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO'A
Bhabinkamtibmas Kelurahan Kota Uneng, Ahmad Bin Abas, mengamati puing rumah milik Nona Maria Goreti dan Hilarius Liat Bura di Jalan Diponegoro, RT 22/RW 5, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Kamis (5/4/2018). 

Laporan wartawan Pos-Kupang.Com, Egidius Moa

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Hari Rabu (5/4/2018) sekitar pukul 08.30 Wita. Nona Maria Goreti, masuk ke kamar tidur rumahnya di Jalan Diponegoro, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Pulau Flores.

Korek api di tangannya dinyalakan hendak membakar lilin. Namun, lilin tak jadi dinyalakan dan korek api yang diduga masih menyala dibuangnya begitu saja. Ia bergegas keluar kamar. Ketika kembali lagi ke kamar ia menyaksikan api sudah berkobar dari dalam kamar.

Baca: Rehab Rujab Pimpinan DPRD TTS, PPK Konsultasi ke BPKP

"Saya nyalakan korek api mau bakar lilin untuk doa, tapi tidak jadi bakar lagi lilinnya dan belum sempat doa. Mungkin korek api masih menyala, saya buang saja. Saya keluar sebentar, masuk lagi api langsung menyala semua," kisah Maria kepada Pos-Kupang.Com.

Baca: Warga Gotong Royong Padamkan Kebakaran Rumah Maria

Maria menuturkan, setelah membuang korek api, ia keluar kamar menyiram bunga di depan rumah. Maria mengaku firasatnya tidak menyenangkan. Ia kembali ke dalam rumah mendapati api sudah menjalar di dalam kamar.

"Korek api juga saya tidak tahu lagi buang dimana. Saya masuk ke dalam mau cek lagi, saya lihat sudah terbakar semua," kata Maria.

Baca: Bupati Kamelus: Keliru Kalau Orang Bilang di Manggarai Tidak Ada Pembangunan Air

Maria seorang diri berada di dalam rumah mengaku tidak mampu memadamkan api. Ia keluar rumah mematikan meteran dan teriak minta tolong kepada warga sekitar.

Warga mendengar permintaan tolong membunyikan kentongan. Mereka pun rama-ramai datang ke rumah Maria membantu memadamkan api. Pemadam kebakaran datang belakang dan gotong royong warga berhasil memadamkan api sekitar setengah jam kemudian.

Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Kelurahan Kota Uneng, Ahmad Bin Abas, mengaku datang ke tempat kebakaran setelah menerima laporan Sekretaris Kelurahan Wolomarang.

Ahmad mengatakan, hanya beberapa lembar pakaian yang ada di belakang rumah yang bisa diselamatkan. Itupun sebagiannya sudah terbakar.

Menurut Ahmad, Dinas Sosial Sikka telah memberikan bantuan stu unit tenda jadi, matras, terpal, seragam sekolah SD, sarung wanita, beras 15 kg, family kid dan selimut. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help