Marius Jelamu Pastikan Pawai Paskah di Kupang Akan Masuk Kalender Pariwisata

utamanya, Kata Marius, bukan hanya keindahan alam, tapi karena keindahan manusia, keberagaman, pluralitas dan keindahan keanekaragaman

Marius Jelamu Pastikan Pawai Paskah di Kupang Akan Masuk Kalender Pariwisata
pos kupang.com, yeni rachmawaty
Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore, melakukan penandatangan Komitmen Bersama Menghargai Keberagaman, Minggu (1/4/2018).

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT, Dr. Marius Ardu Jelamu turut hadir dalam acara Pelepasan Pawai Etnis di Gereja GMIT Benyamin, Minggu (1/4/2018).

"Keinginan Dinas Pariwisata ketika pulau besar ini memiliki wisata religi. Jadi tak hanya destinasi wisata alam dan budaya tapi juga wisata religi. Kita sudah punya Samana Santa. Mudah-mudahan pawai ini bisa menjadi besar sehingga Flores, Timor dan Sumba bisa disatukan juga dalam kegiatan kerohaniawan seperti ini," kata Marius Jelamu.

Mengapa wisatawan mau datang ke Indonesia?  Alasan utamanya, Kata Marius, bukan hanya keindahan alam, tapi karena keindahan manusia, keberagaman, pluralitas dan keindahan keanekaragaman.

"Mereka tidak akan datang ke negara-negara yang intoleran. Indonesia sangat damai, sejuk, aman dan nyaman bagi mereka.  Semua karena keanekaragaman," tuturnya.

Walikota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore didampingi Kepala Dinas Pariwisata NTT, Dr. Marius Jelamu melepas Pawai Paskah Etnis di Gereja GMIT Benyamin, Minggu (1/4/2018).
Walikota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore didampingi Kepala Dinas Pariwisata NTT, Dr. Marius Jelamu melepas Pawai Paskah Etnis di Gereja GMIT Benyamin, Minggu (1/4/2018). (POS KUPANG/YENI RAHMAWATI)

Dunia pariwisata NTT, kata Marius Jelamu  yang baru saja mengikuti prosesi Semana Santa di Larantuka,  sangat sensitif dengan keamanan. Maka dari itu kita semua  bertugas untuk menjaga keamanan.

Ia berharap pawai Paskah ini akan menjadi besar dan tetap berlanjut di masa yang akan datang. Mudah-mudahan yang hadir tidak hanya dari Kota Kupang tapi dari TTS, TTU, Belu dan bersyukur bisa mengundang dari Timor Leste.

"Kami akan terus mendukung setiap kegiatan yang terkait dengan dunia pariwisata. Kita akan diskusi ke depan bagaimana mengemas pawai paskah semenarik mungkin sehingga menjadi daya tarik pariwisata. Pawai Paskah ini akan dijadwalkan dalam kalender pariwisata NTT," demikian Marius Jelamu, pejabat NTT yang piawai dan gencar melakukan promosi pariwisata NTT.   (*)

Baca: Waktu Terbaik Melihat Komodo, Ada Momen Langka Komodo Jantan Berkelahi Rebutan Komodo Betina

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help