Ribuan Peziarah Basah Kuyup Saat Mengantar Tuan Ma dan Tuan Ana ke Gereja Katedral Larantuka

Hujan pun tidak membuat peziarah lari berlindung meninggalkan pantai. Mereka tetap khusuk dalam suasana doa menerima Tuan Meninu hingga ditahtakan

Ribuan Peziarah Basah Kuyup Saat Mengantar Tuan Ma dan Tuan Ana ke Gereja Katedral Larantuka
pos kupang.com, feliks janggu
Di tengah hujan lebat, ribuan peziarah mengantar Tuan Ma dari Kepela Tuan Ma ke Gereja Katedral Larantuka Jumat (30/3/2018).

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Dion Putra

POS KUPANG.COM, LARANTUKA- Hujan lebat mengguyur Kota Larantuka dan sekitarnya pada puncak prosesi Semana Santa di Kota Larantuka, Jumat (30/3/2018) siang. Meski basah kuyup ribuan peziarah tetap khusuk mengikuti rangkaian tahap prosesi.

Hujan mulai mengguyur kota Reinha Larantuka dan sekitarnya saat prosesi laut mengantar patung Tuan Meninu dari pantai depan Kapela Tuan Meninu menuju Pantai Kuce Larantuka sekira pukul 12.30 Wita.

Saat perahu yang yang membawa Tuan Meninu bergerak kira-kira sepuluh menit kemudian hujan tercurahkan dari langit. Beberapa saat sebelumnya cuara cerah bahkan panas terik membakar kulit.

Kendati hujan prosesi laut yang berlangsung kurang lebih 45 menit berjalan lancar hingga tiba di Pantai Kuce. Hujan pun tidak membuat peziarah lari berlindung meninggalkan pantai. Mereka tetap khusuk dalam suasana doa menerima Tuan Meninu hingga ditahtakan pada tempatnya.

Kepala Dinas Pariwisata NTT,  Marius Jelamu (tengah) bersama Menteri ESDM, Ignasius Jonan di Larantuka, Jumat (30/3/2018).
Kepala Dinas Pariwisata NTT, Marius Jelamu (tengah) bersama Menteri ESDM, Ignasius Jonan di Larantuka, Jumat (30/3/2018). (POS KUPANG/DION DB PUTRA)

Sempat reda dan hanya rintik-rintik 15-an menit hujan lebat kembali membasahi Kota Reinha ketika peziarah bersiap-siap mengantar patung Tuan Ma dari Kapela Tuan Ma dan patung Tuan Ana dari kapelanya menuju Gereja Katedral Larantuka sekira pukul 14.00 Wita.

Perarakan mengantar patung Tuan Ma dan Tuan Ana menuju Gereja Katedral yang jaraknya kurang lebih 3 km berjalan sesuai jadwal. Walau basah kuyup peziarah tetap semangat mengikuti pearakan sambil berdoa tak henti-hentinya mengantar kedua patung itu untuk ditahtakan di Gereja Katedral Larantuka.

Seperti disaksikan Pos Kupang, ribuan peziarah yang datang dari berbagai daerah di Indonesia bahkan mancanegara berjalan kaki di bawah siraman hujan tanpa menggunakan payung. Payung khusus hanya untuk melindungi Patung Tuan Ma dan Tuan Ana.

Kira-kira pukul 14.35 Wita Tuan Ana dan Tuan Ma tiba di Gereja Katedaral Larantuka dan ditahtakan di sana. Tepat pukul 15.00 berlangsung misa mengenang Yesus Wafat yang antara lain ditandai prosesi cium salib.

Saat perayaan ekaristi berjalan 20-an menit hujan berhenti dan langit Kota Larantuka berubah cerah kembali hingga malam.

Peserta prosesi laut mengantar patung Tuan Meninu, Jumat (30/3/2018).
Peserta prosesi laut mengantar patung Tuan Meninu, Jumat (30/3/2018). (POS KUPANG/DION DB PUTRA)
Halaman
12
Penulis: dion_db_putra
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help